Habis Child Free, Terbitlah Child Delay

CITY GUIDE FM, CONSOLOGI – Ada perbedaan mendasar antara child free dengan child delay yang belakangan santer jadi bahan perbincangan. Child free adalah keputusan pasangan suami istri (pasutri) untuk secara permanen tidak memiliki anak, baik anak biologis maupun adopsi.
Sedangkan child delay adalah keputusan pasutri untuk menunda memiliki anak. Artinya, mereka ingin punya anak, tapi memilih menundanya sampai benar-benar siap. Dosen Psikologi Universitas Merdeka Malang Deasy Christia Sera MPsi membeberkan sejumlah faktor yang membuat pasangan suami istri menunda punya anak.
“Apa yang membuat seseorang itu memilih untuk child delay? Yang pertama adalah kesiapan mental dan emotional readiness. Jadi secara mental, mereka belum siap. Nah, hal ini bisa jadi karena adanya pengalaman masa lalu yang mungkin belum selesai. Atau ada permasalahan besar atau bisa kita sebut trauma masa kecil,” terangnya.
Simak di sini:
Selain itu, masalah pengasuhan dan hubungan dengan orang tua yang kurang dekat, secara tidak langsung akan mempengaruhi seseorang dalam meregulasi emosi. Faktor lain yaitu kesiapan ekonomi. Mahalnya biaya hidup saat ini dan bayangan kebutuhan yang akan terus meningkat seiring dengan kelahiran anak, membuat pasutri menunda memiliki momongan.
Baca juga:
Eksploitasi Anak di Jalanan, Akankah Jadi Pembiaran?
Apalagi, tidak sedikit pasangan juga merupakan sandwich generation yang harus menanggung biaya finansial orang tua. Tidak hanya itu, ada pula pasangan yang menunda momongan karena ingin mengenal kepribadian pasangan lebih jauh, berbagi peran, menyelaraskan gaya pengasuhan dan memperkuat pondasi hubungan sebelum jadi orang tua.
Menurut Deasy, keputusan menunda punya anak bukan sesuatu yang salah dalam hubungan pernikahan. Malah, ini menunjukkan bahwa mereka telah memahami betapa besarnya tanggung jawab menjadi orang tua. Tidak hanya sekadar menyediakan sandang, pangan dan papan. Orang tua juga harus mempunyai kesadaran tentang hak anak atas pendidikan, kesehatan, bermain, perhatian dan lingkungan yang baik.





