Pemerintahan

Penanganan TPA Supit Urang Andalkan Water Bombing dan OMC

Helikopter yang melakukan water bombing untuk pemadaman di TPA Supit Urang. (Foto: Istimewa)
Helikopter yang melakukan water bombing untuk pemadaman di TPA Supit Urang. (Foto: Istimewa)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang harus dilakukan secara hati-hati. Sebab, bara api berpotensi masih tersimpan di dalam timbunan sampah pada area seluas 15,5 hektare tersebut.

“Alhamdulillah sudah ada hujan. Mudah-mudahan kalau hujannya cukup, hotspot yang ada di titik tertentu bisa cepat padam. Yang di TPA Supit Urang mudah-mudahan juga bisa padam total,” ujar Khofifah, Senin (26/10/2026).

Meski demikian, turunnya hujan belum menjamin sumber api telah padam. Menurut Khofifah, bara yang tersembunyi di bagian dalam timbunan sampah berpotensi tetap menyala meskipun api di permukaan telah mereda.

“Kalau masih ada asap-asap, itu harus dilakukan mitigasi. Khawatir di dalamnya itu masih ada sekam-sekam, ada bara,” katanya.

Baca juga:

Hari Ke-6 Pemadaman TPA Supit Urang, Petugas Siasati Arah Angin

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, penanganan menggunakan kombinasi pemadaman manual dan penyiraman dari udara. Metode water bombing menjadi satu alternatif mengatasi risiko ambles melakukan penyiraman menggunakan pipa.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu mendatangkan hujan. Khofifah menjelaskan, pelaksanaan OMC tergantung pada kondisi atmosfer dan sinyal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Khususnya terkait keberadaan serta pergerakan awan yang memungkinkan untuk melakukan penyemaian.

“Biasanya kita dapat hujan ringan sampai sedang, terus jalan selagi ada sinyal dari BMKG,” katanya.

Khofifah menegaskan, keselamatan petugas dan relawan harus menjadi pertimbangan utama selama proses pemadaman. Ketidakpastian kondisi di dalam timbunan sampah menuntut seluruh personel bekerja dengan penuh kehati-hatian hingga titik api dan bara benar-benar terkendali.

Editor: Intan Refa

Heri Prasetyo

Jurnalis City Guide 911 FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Malang, mencakup isu pemerintahan, sosial, ekonomi, dan peristiwa terkini di wilayah Malang Raya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Visual Radio

x