Pemerintahan

Pemerintah Kota Batu Proyeksikan PAD 2027 Rp345 Miliar

Rapat paripurna Kota Batu membahas KUA PPAS 2027. (Foto: Istimewa)
Rapat paripurna Kota Batu membahas KUA PPAS 2027. (Foto: Istimewa)

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Dalam rapat paripurna Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027, Pemerintah Kota Batu memproyeksikan pendapatan daerah pada 2027 sebesar Rp970,62 miliar. Terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu sebesar Rp345,41 miliar, pendapatan transfer Rp614,20 miliar, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp11 miliar.

“Porsi PAD yang berkontribusi sekitar 35,6 persen menunjukkan bahwa upaya peningkatan kemandirian fiskal daerah masih menjadi agenda strategis Pemerintah Kota Batu ke depan,” ujar Wali Kota Batu Nurochman.

Sementara itu, proyeksi belanja daerah sebesar Rp1,05 triliun, akan lebih mengarah pada belanja money follows program dan spending better. Terutama untuk mendukung layanan dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur dasar, ketahanan pangan, serta percepatan transformasi digital.

Baca juga:

PAD Parkir Masih Seret, Perda Baru Kapan Berdampak?

Dari sisi pembiayaan, proyeksi pembiayaan daerah sebesar Rp80,08 miliar yang seluruhnya berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya. Penyusunan KUA-PPAS 2027 juga diarahkan pada enam prioritas pembangunan.

Antara lain penguatan struktur ekonomi berbasis agrokreatif, transformasi pertanian melalui konsep smart and integrated farming, penguatan pariwisata berkualitas dan UMKM, penciptaan iklim investasi yang kondusif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta reformasi tata kelola pemerintahan.

Pemkot Batu turut menetapkan sejumlah target makro ekonomi pada 2027. Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan pada kisaran 4,98 hingga 6,02 persen. Sementara angka kemiskinan ditargetkan turun menjadi 2,49 hingga 2,78 persen dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) diproyeksikan mencapai 80,84 hingga 81,74 poin.

“Keberhasilan pembangunan tidak diukur dari besarnya anggaran yang kita tetapkan, tetapi dari sejauh mana anggaran tersebut mampu memberikan manfaat yang nyata dan dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Batu,” tegasnya.

Setelah itu, dokumen KUA-PPAS 2027 selanjutnya akan dibahas bersama Badan Anggaran DPRD Kota Batu untuk merumuskan kebijakan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan Kota Batu.

Editor: Intan Refa

Asrur Rodzi

Jurnalis City Guide FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Batu, mencakup isu pemerintahan, pariwisata, peristiwa, dan perkembangan terkini di wilayah Kota Batu dan sekitarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Visual Radio

x