Pegiat Street Art Sambut Baik Ruang Mural dan Grafiti di Kota Batu

CITY GUIDE FM, KOTA BATU — Akhmad Kholili alias Benol, pegiat street art dari Komunitas Boys From The Hill (BFTH) menyambut baik penyediaan ruang mural dan graffiti di Kota Batu. Menurutnya, fasilitas ini dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengarahkan ekspresi pelaku seni jalanan yang sering melakukan vandalisme.
Menurut Benol, sebagian pelaku vandalisme terdorong melakukan aksi coret-coret karena kurangnya ruang maupun apresiasi terhadap karya mereka.
“Saya rasa cukup berefek ya, karena teman-teman kan biasanya yang terutama pelaku vandal itu kurangnya apresiasi. Jadi mungkin dengan kita mengawali ngegambar di sini, teman-teman yang biasanya melakukan vandalisme itu ke-trigger. Oh iya ternyata teman-teman graffiti bisa kok ngerespon dengan bagus gitu tanpa harus mencoret-coret yang seperti itu,” kata Benol.
Ia mengatakan komunitas mural dan graffiti di Kota Batu terus berkembang dan sebagian pelakunya telah masuk ke sektor industri kreatif. Karya mural dan graffiti kerap digunakan dalam kolaborasi dengan sejumlah merek dan menjadi sumber penghasilan.
BFTH sendiri rutin mengikuti kegiatan graffiti dalam skala nasional hingga internasional. Karena itu, Benol menilai ruang kreatif tersebut tidak hanya tempat mengekspresikan karya, tetapi bagian dari pengembangan ekosistem ekonomi kreatif.
Benol berharap keberadaan ruang kreatif ini dapat mengurangi dorongan untuk mencoret fasilitas publik maupun bangunan tanpa izin. Ia mengajak pelaku vandalisme untuk mengalihkan ekspresi mereka ke ruang khusus yang disediakan dan menghasilkan karya yang dapat dinikmati masyarakat.
Editor: Intan Refa





