Menilik Harta Kekayaan 3 Kandidat Sekda Kota Batu

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Bursa persaingan memperebutkan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu tidak hanya menarik dari sisi rekam jejak birokrasi, tetapi juga dari aspek transparansi finansial para kandidat. Memasuki tahapan krusial, rincian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 milik “Triple A” ini mulai tersorot. Menariknya, ada disparitas yang cukup mencolok dari isi kantong ketiga calon top manajer birokrasi Pemerintah Kota Batu tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Alfi Nurhidayat menjadi kandidat paling makmur dengan total kekayaan mencapai Rp9,17 miliar. Pundi kekayaan mantan Kepala Dinas PUPR ini kebanyakan adalah kepemilikan aset tidak bergerak. Alfi tercatat menguasai aset tanah dan bangunan di Malang dengan nilai total Rp8,73 miliar.
Profil finansial ini cukup kontras dengan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Arief As Siddiq yang berada di posisi kedua ini mengantongi kekayaan bersih sebesar Rp3,44 miliar. Basis kekayaan mantan Kepala Dinas Pariwisata ini sebagian besar bertumpu pada properti di Kota Batu senilai Rp3,02 miliar. Menariknya dalam LHKPN itu, Arief tercatat bersih dari segala bentuk beban utang.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu Mohammad Nur Adhim berada di posisi ketiga dengan total aset senilai Rp1,49 miliar. Jumlah kekayaan Adhim tersebut sedikit terpotong oleh beban utang tipis sebesar Rp25,1 juta.
Ketiga birokrat ini memiliki peluang yang sama besar untuk memimpin ASN Kota Batu. Saat ini, seluruh kandidat tengah bersiap menghadapi tahapan paling akhir sebelum satu nama terpilih.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu Santi Restuningsasi, menjelaskan bahwa proses seleksi kini menyisakan satu tahapan wawancara langsung bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu yang dijadwalkan hari ini, Senin (8/6/2026).
“Ini kurang satu lagi, wawancara Pak Wali dari tiga besar ini nanti. Insyaallah demikian (bersama Wakil Wali Kota),” ungkap Santi.
Setelah wawancara rampung, Wali Kota Batu akan memilih salah satu dari ketiga nama tersebut. BKPSDM kemudian akan langsung memproses hasil keputusan ke pusat melalui sistem digital.
Editor: Intan Refa



