NewsPemerintahan

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor

Kadiskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi. (Foto: Heri Prasetyo)
Kadiskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi. (Foto: Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Relokasi ribuan pedagang Pasar Gadang ke tempat baru yang semula ditargetkan rampung dalam sepekan, ternyata hingga sekarang masih belum selesai. Akhirnya, Pemerintah Kota Malang memperpanjang proses relokasi hingga akhir April ini.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan progres relokasi bersifat dinamis karena jumlah pedagang Pasar Gadang sangat besar.

“Ya, saya terus memantau. Memang dinamis. Saya harapkan April ini selesai supaya nanti jalan bisa langsung digunakan,” ujar Wahyu.

Menurutnya, relokasi tidak bisa cepat karena pedagang tidak hanya memindahkan barang, tetapi juga aktivitas usaha. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang Eko Sri Yuliadi menjelaskan bahwa sebagian pedagang, khususnya yang berada di dalam telah mulai menata tempat berjualan di lokasi baru.

Baca juga:

Lapak Pedagang di Tepi Jalan Pasar Gadang Dibongkar

Ia menyebut para pedagang masih mempersiapkan sarana pendukung seperti meja, rak, hingga tempat penyimpanan sesuai kebutuhan.

“Pedagang itu tidak sekadar pindah. Mereka harus menyiapkan tempat jualannya, seperti membuat meja, rak, dan saluran. Itu semua sedang berproses,” jelas Eko, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, setelah fasilitas dasar siap, pedagang yang saat ini masih berjualan di pinggir jalan akan mulai masuk secara bertahap ke dalam area pasar yang baru.

“Kalau hanya barang mungkin cepat, tapi ini memindahkan orang sekaligus aktivitas perdagangannya. Itu yang butuh waktu,” katanya.

Ia menegaskan proses relokasi sudah berjalan dan bukan mengalami stagnasi. Keterlambatan yang terjadi lebih karena upaya pedagang dalam mempersiapkan tempat usaha mereka.

“Bukan berarti tidak jalan, tapi memang proses mereka menyiapkan tempat jualannya,” pungkasnya.

Editor: Intan Refa

Heri Prasetyo

Jurnalis City Guide 911 FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Malang, mencakup isu pemerintahan, sosial, ekonomi, dan peristiwa terkini di wilayah Malang Raya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button