Dinkes Kota Batu Wanti-wanti Penyakit Ini saat Bediding

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Suhu di Kota Batu terpantau cukup rendah selama musim kemarau ini. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu minimum di Kota Batu mencapai 11-14 derajat Celsius pada dini hari. Fenomena bediding ini dipengaruhi angin Monsun Australia yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026.
Maka, alangkah baiknya masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kesehatan akibat perubahan suhu yang cukup ekstrem antara siang dan malam hari.
Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penanganan Bencana (P2P dan PB) Dinas Kesehatan Kota Batu dr Icang Sarazin mengatakan suhu udara di bawah 17 derajat Celsius berpotensi memicu munculnya sejumlah penyakit.
“Dengan suhu di bawah 17 derajat Celsius, akan terjadi terutama penyakit-penyakit yang terkait dengan alergi,” ujarnya.
Baca juga:
Mulai “Mbediding”, Suhu Terendah Kota Batu Capai 13 Celcius
Karena fenomena ini masih akan berlangsung hingga September, ia mengimbau masyarakat menjaga kondisi tubuh agar tetap fit. Imbauan ini juga berlaku bagi wisatawan yang hendak melancong ke Kota Batu agar tidak kaget dengan perubahan suhu ini.
Menurut dr Icang, langkah pencegahan paling penting adalah menghindari faktor pemicu alergi serta menjaga daya tahan tubuh.
“Pertama adalah hindari faktor alerginya. Contoh, kalau mau keluar pakai jaket. Di tempat yang berkumpul banyak orang, selain jaket kalau malam hari, pakai masker juga,” lanjutnya.
Ia mengatakan penggunaan masker saat berada di luar ruangan pada malam hari dapat membantu mengurangi paparan debu di udara yang kering. Debu tersebut kerap menjadi pemicu kambuhnya alergi, asma, maupun batuk pada sebagian orang.
Selain menggunakan jaket dan masker, ia mengingatkan agar terus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta mengenali kondisi kesehatan masing-masing.
“Masing-masing penderita yang tahu alerginya. Kalau tidak tahan dingin, ya tidak keluar malam. Kalaupun terpaksa keluar, harus pakai jaket dan masker. Jadi PHBS-nya harus tetap dilaksanakan,” katanya.
Untuk menjaga imunitas tubuh, konsumsilah makanan bergizi seimbang, memenuhi kebutuhan cairan, serta mengonsumsi vitamin bila perlu agar tubuh tetap fit selama bediding.
Editor: Intan Refa





