Kejuaraan Pencak Silat, Bersaing Dapatkan Piala Wali Kota Malang Ke-6

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Sebanyak 2500 Atlet pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Malang ke-6 di GOR Ken Arok. Kejuaraan terbuka (open tournament) ini resmi dibuka oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang ditandai dengan pemukulan gong pada Sabtu (25/7/2026).
“Ini merupakan open tournament yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia. Mereka datang untuk membuktikan hasil latihan yang selama ini dijalani sekaligus menguji kemampuan dalam sebuah kejuaraan,” ujar Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Ia berharap kejuaraan ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial. Terutama dari Kota Malang, yang akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Pemerintah Kota Malang pun menargetkan peningkatan prestasi setelah sebelumnya berhasil meraih satu medali emas dalam Porprov IX 2025.
Baca juga:
Pencak Silat Ajari Dani Kekuatan Mental dan Spiritual
Pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang sarat dengan nilai sportivitas, disiplin, kehormatan, keberanian, serta rasa hormat kepada sesama.
“Karena itu, kejuaraan ini bukan hanya untuk mengejar prestasi, melainkan juga membentuk karakter generasi muda,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur Bambang Haryo Soekartono mengapresiasi konsistensi Kota Malang menggelar Kejuaraan Piala Wali Kota.
“Pesertanya sangat banyak, sekitar 2.000 sampai 2.500 orang. Ini menunjukkan antusiasme luar biasa dan menjadi kesempatan untuk menemukan bibit-bibit atlet baru yang akan memperkuat prestasi pencak silat Jawa Timur,” ujar Bambang.
Ia mengungkapkan, para atlet yang tampil di kejuaraan ini berpeluang menghadapi sejumlah agenda besar. Salah satunya Piala Presiden pada Oktober mendatang. Bambang berpesan kepada seluruh wasit dan juri agar menjalankan tugas secara profesional dan menjunjung tinggi kejujuran.
Kepada para atlet, ia mengingatkan bahwa semangat sportivitas dan persaudaraan harus menjadi tujuan utama dalam setiap pertandingan.
Editor: Intan Refa





