Jalan Jalan Plus

Desa Pandanrejo, Surga Stroberi di Lereng Gunung Arjuno

Salah satu kebun stroberi di Desa Pandanrejo. (Foto: Asrur Rodzi)
Salah satu kebun stroberi di Desa Pandanrejo. (Foto: Asrur Rodzi)

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Berada di lereng Gunung Arjuno, Desa Pandanrejo menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Hamparan tanaman stroberi yang tumbuh subur di pekarangan rumah warga hingga lahan pertanian hortikultura dan bunga menjadi pemandangan yang langsung menyambut wisatawan saat memasuki desa.

Keberadaan kebun stroberi yang tersebar di empat dusun menjadikan Desa Pandanrejo menjadi salah satu sentra stroberi terbesar di Kota Batu. Direktur BUMDes Raharjo Pandanrejo Mukhlas Rofiq atau yang akrab disapa Mr Roo mengatakan bahwa potensi alam dan pertanian menjadi modal utama dalam mengembangkan wisata berbasis desa.

“Batu itu kota wisata. Setiap sudutnya memiliki keindahan dan daya tarik tersendiri. Ketika dikembangkan melalui pendekatan pariwisata, potensi alam, masyarakat, hingga sektor pertaniannya bisa menjadi magnet bagi wisatawan,” ujarnya.

Salah satu ikon wisata yang kini berkembang di Pandanrejo adalah wisata petik stroberi. Melalui konsep ini, wisatawan tidak hanya membeli buah hasil panen. Tetapi juga dapat merasakan pengalaman memetik stroberi langsung dari kebun milik warga.

Baca juga:

Saat Kampung Kuning Berubah Jadi Desa Wisata Oro-oro Ombo

Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah yang membuat wisatawan betah berlama-lama di desa. Selain berinteraksi langsung dengan petani, pengunjung juga dapat menikmati suasana pedesaan yang sejuk dengan latar pemandangan pegunungan.

Lumbung stroberi yang mengolah produk turunan hasil panen warga. (Foto: Asrur Rodzi)
Lumbung stroberi yang mengolah produk turunan hasil panen warga. (Foto: Asrur Rodzi)

Konsep wisata berbasis pengalaman ini semakin berkembang melalui Lumbung Stroberi. Di sini, wisatawan dapat menikmati aneka olahan stroberi, mulai dari jus segar hingga produk hasil olahan lainnya yang diproduksi masyarakat setempat.

Tidak berhenti pada wisata petik stroberi, Desa Pandanrejo juga terus memperluas pilihan aktivitas wisata. Pengembangan kawasan glamping, area outbound, hingga wisata edukasi alam memperkuat posisi desa sebagai destinasi wisata berbasis alam dan masyarakat.

Keunggulan lainnya adalah keterhubungannya dengan sejumlah destinasi wisata alam di sekitarnya. Wisatawan yang datang dapat melanjutkan perjalanan untuk menikmati arung jeram di Kaliwatu maupun menjelajahi keindahan Coban Lanang yang masih berada dalam satu kawasan.

Menurut Mr Roo, wisata desa memiliki daya tahan yang lebih kuat karena menawarkan keaslian yang sulit ditemukan di kawasan perkotaan. Keindahan alam, budaya masyarakat, serta aktivitas pertanian menjadi daya tarik yang tidak bisa direplikasi oleh wisata buatan.

Namun pengembangan wisata di Pandanrejo tidak hanya berorientasi pada kunjungan wisatawan. Masyarakat juga didorong untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian penting dari keberlanjutan destinasi.

Berbagai program rutin dilakukan seperti edukasi pengelolaan sampah, pelestarian sungai, hingga pelatihan keselamatan bagi pemuda desa. Pandanrejo menawarkan lebih dari sekadar pemandangan indah, tetapi juga cerita tentang bagaimana sebuah desa tumbuh bersama pariwisatanya.

Editor: Intan Refa

Asrur Rodzi

Jurnalis City Guide FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Batu, mencakup isu pemerintahan, pariwisata, peristiwa, dan perkembangan terkini di wilayah Kota Batu dan sekitarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Visual Radio

x