
CITY GUIDE FM – Sejak dulu, masyarakat sudah mengolah beluntas sebagai konsumsi sehari-hari, seperti jamu dan botok, makanan khas Jawa. Namun, ternyata daun beluntas memiliki sederet manfaat pada kesehatan karena kandungan nutrisinya yang berkhasiat. Melansir berbagai sumber, berikut di antaranya :
Mempercepat Penyembuhan Luka
Jika terluka karena terjatuh atau benda tajam, kamu bisa membasuhnya dengan air mengalir lalu memberikan ekstrak daun beluntas. Sebab tanaman ini merupakan antibakteri yang mampu mencegah infeksi lanjut. Selain itu, ekstrak atau salep beluntas mengandung tanin, terpenoid, dan saponin yang bisa mempercepat proses penutupan luka di kulit.
Memperlambat Penuaan
Antioksidan dalam beluntas bisa menangkal radikal bebas penyebab penuaan dini. Kemudian daun ini juga membantu pergantian sel-sel kulit mati, sehingga penampilan kulit lebih baik.
Baca juga :
Mengobati Rematik
Kandungan antiradang pada herba ini diyakini bisa membantu pengobatan penyakit rematik. Namun hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk hasil pastinya.
Mencegah Gigi Berlubang
Plak dan karies gigi bisa disebabkan oleh bakteri atau jamur dalam mulut. Akan tetapi, sifat antifungi dan antimikroba dari kandungan flavonoid, etanol, dan saponin milik beluntas mampu menghambat bakteri tersebut. Caranya, kamu bisa berkumur dengan ekstrak daun beluntas.
Mengontrol Gula Darah
Berdasarkan suatu penelitian, teh daun beluntas dapat menurunkan gula darah pasien diabetes mellitus secara signifikan. Sehingga beluntas menjadi obat herbal untuk penyakit tersebut.
Melindungi Kesehatan Organ Hati
Menurut studi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada mencit, tanaman ini bisa melindungi organ hati. Karena adanya kandungan myricetin, quercetin, dan kaempferol yang menghambat pembentukan racun.
Itulah dia beberapa manfaat daun beluntas yang perlu kamu ketahui. Untuk menghindari penyakit-penyakit di atas, kamu bisa minum teh beluntas 1-2 kali sehari. Namun, jika mengidap sakit ginjal, kamu memerlukan pengawasan dokter karena tanaman ini bisa meningkatkan beban kerja ginjal.
Penulis : Faydina Rizki
Editor : Intan Refa




