Sejumlah Rute Kereta Api Terlambat, Imbas Kecelakaan di Nganjuk

CITY GUIDE FM, SURABAYA – PT KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan kedatangan sejumlah kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya. Keterlambatan ini dampak dari kecelakaan kereta api Logawa yang tertemper truk di Kabupaten Nganjuk pada hari ini, Kamis (9/7/2026).
Update sementara, sejumlah kereta api yang mengalami keterlambatan kedatangan di wilayah Daop 8 Surabaya sebagai berikut:
- KA Ranggajati relasi Cirebon – Surabaya Gubeng – Jember (terlambat 93 menit)
- KA Argo Semeru dari Stasiun Gambir tujuan Surabaya Gubeng (terlambat 63 menit)
- KA Argo Wilis dari Stasiun Bandung tujuan Surabaya Gubeng (terlambat 21 menit)
Saat ini, di lokasi masih proses penanganan yang berada di wilayah kerja Daop 7 Madiun. Selama proses tersebut, KAI mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi jalur dan operasional benar-benar aman.
Baca juga:
Mayoritas Kecelakaan Kereta Api di Malang Akibat Human Error
“KAI terus berupaya memulihkan operasional secepat mungkin dengan tetap mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono.
Dalam setiap kondisi gangguan operasional, KAI akan melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan dampak terhadap perjalanan kereta api. Serta memastikan pelanggan memperoleh informasi terkini melalui petugas di stasiun, aplikasi Access by KAI, Contact Center 121, maupun media sosial resmi KAI.
KAI juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan wajib berhenti ketika sinyal peringatan berbunyi, palang pintu mulai menutup, atau terdapat isyarat dari petugas. Serta selalu mendahulukan perjalanan kereta api.
Kepatuhan terhadap peraturan di perlintasan sebidang menjadi kunci dalam mencegah kecelakaan. Sekaligus menjaga keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api.
Sebagai informasi, sebuah truk boks menerobos palang pintu kereta di pelintasan Desa Bagorkulon, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk siang tadi. Akibatnya, truk ekspedisi JnT tersebut rusak parah dan menimpa pemotor hingga luka-luka. Nahas, sopir truk boks tersebut meninggal dunia di lokasi.





