Info Guide

Hotel di Kota Batu Pilih Tahan Tarif Normal Demi Okupansi

Salah satu wahana permainan anak di Kota Batu. (Foto: Asrur Rodzi)
Salah satu wahana permainan anak di Kota Batu. (Foto: Asrur Rodzi)

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Industri hotel di Kota Batu tampaknya lebih memilih mempertahankan tarif normal selama periode libur sekolah. Saat daya beli masih lesu, pihak hotel harus tetap menjaga tingkat hunian kamar (okupansi) dengan memberikan paket-paket menginap.

Berdasarkan data sementara Dinas Pariwisata Kota Batu tingkat okupansi harian hotel yang menjadi sampel pemantauan mencapai 78,64 persen. Sementara itu, akumulasi tamu yang menginap tercatat sebanyak 24.626 orang selama periode libur sekolah.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto mengatakan capaian tersebut menunjukkan sektor perhotelan masih bergerak positif. Meski pelaku usaha harus menyusun ulang strategi.

“Jika kita bedah, melihat ekonomi perhotelan kita juga sangat positif dengan persentase okupansi harian mencapai 78,64 persen dan akumulasi kunjungan menginap sementara 24.626,” ujar Onny.

Baca juga:

Kunjungan Wisata Nataru di Kota Batu Turun 30 Persen

Sejumlah hotel juga menggandeng pengelola destinasi wisata dengan menghadirkan paket bundling yang menggabungkan layanan menginap dengan tiket masuk objek wisata. Strategi tersebut terlihat lebih menarik bagi wisatawan. Khususnya keluarga, yang kini lebih selektif dalam mengatur anggaran selama berlibur.

Kunjungan wisata di Kota Batu capai 242 ribu orang

Sementara itu, kunjungan wisata selama masa libur sekolah semester genap 2026 telah mencapai 242.689 orang. Data sementara yang dihimpun hingga Senin malam tersebut berasal dari laporan usaha jasa akomodasi dan sejumlah daya tarik wisata di Kota Batu.

Onny menjelaskan angka tersebut belum menggambarkan total kunjungan wisatawan secara keseluruhan. Sebab, laporan yang masuk baru mewakili sekitar 27 persen dari sampel pelaku usaha yang dipantau.

“Angka ini sebetulnya masih merupakan puncak gunung es karena ini baru merepresentasikan sekitar 27 persen data yang masuk, dari total jumlah 90 akomodasi hotel dan 49 daya tarik wisata yang kami jadikan sebagai sampel,” ujar Onny.

Ia memperkirakan jumlah kunjungan masih akan terus bertambah seiring seluruh pelaku usaha menyampaikan laporan kepada Dinas Pariwisata. Selain itu, masa libur sekolah diperkirakan masih berlangsung hingga sekitar 13 Juli sehingga arus wisatawan diprediksi tetap tinggi.

“Hari libur sekolah ini mungkin masih akan kita kawal bersama. Karena kemungkinan masih tinggi juga sampai dengan tanggal 13 Juli atau sebelumnya,” tambahnya.

Mengantisipasi lonjakan wisatawan, pihaknya terus berkoordinasi mulai dari pengelola destinasi wisata, TNI, Polri hingga instansi terkait lainnya.

“Di tengah tingginya angka kunjungan ini, Dinas Pariwisata tentu saja dibantu oleh seluruh stakeholder pengelola wisata, terutama dari kepolisian ataupun dari TNI-Polri. Itu selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk kelancaran logistik serta kelancaran lalu lintas,” pungkas Onny.

Editor: Intan Refa

Asrur Rodzi

Jurnalis City Guide FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Batu, mencakup isu pemerintahan, pariwisata, peristiwa, dan perkembangan terkini di wilayah Kota Batu dan sekitarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Visual Radio

x