Angkutan Pelajar Gratis Kota Malang Akan Mengaspal Juli

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Program angkutan pelajar gratis di Kota Malang tampaknya akan segera terealisasi. Kemungkinan layanan ini akan mulai beroperasi pada awal Juli 2026. Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan seluruh tahapan administrasi utama telah rampung.
“Insyaallah sudah selesai. Evaluasi gubernur sudah keluar dan sudah selesai. Tinggal penguatan sedikit lagi. Mudah-mudahan awal Juli ini sudah bisa jalan,” kata Widjaja, Kamis (25/6/2026).
Karena program baru mulai pada pertengahan tahun anggaran, skema pembiayaan yang sebelumnya disiapkan untuk satu tahun penuh akan disesuaikan. Artinya anggaran akan terpangkas enam bulan yang telah terlewat.
“Berarti enam bulan. Yang sudah lewat ya sudah lewat, tidak bisa,” ujarnya.
Akan tetapi, Widjaja mengatakan telah memasukkan kebutuhan anggaran angkutan pelajar ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun 2027.
“Untuk tahun depan sudah kita ajukan. Di RKPD juga sudah kita siapkan anggaran untuk itu,” tambahnya.
Sebelumnya, Pemkot Malang mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar untuk mendukung program angkutan pelajar gratis pada tahun 2026. Program ini menggunakan skema subsidi atau buy the service (BTS), sehingga siswa dapat memanfaatkan layanan angkot tanpa biaya.
Pada tahap awal, sebanyak 80 armada angkot disiapkan untuk melayani pelajar mulai jenjang SD, SMP hingga SMA. Jangkauan layanan juga diperluas ke sejumlah kawasan sekolah yang selama ini belum terlayani trayek angkutan kota.
Tapi perlu digarisbawahi bahwa sistem layanan ini tidak menerapkan pola antar jemput dari rumah ke rumah. Para pelajar tetap harus menuju titik pemberhentian atau jalur angkot sebelum menggunakan layanan tersebut.
Editor: Intan Refa




