Persikoba Waspadai Resiliensi Persiharjo usai Imbangi TS Saiburai

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Setelah bermain imbang 1-1 melawan Persigubin Pegunungan Bintang, Persikoba Kota Batu kini fokus menghadapi laga pamungkas kontra Persiharjo Sukoharjo, Sabtu (6/6/2026). Hasil pertandingan sebelumnya membuat persaingan di papan klasemen semakin terbuka.
Saat ini Persikoba dan Persiharjo sama-sama mengoleksi empat poin. Hasil itu terbilang impresif karena tim asal Sukoharjo tersebut mampu bangkit setelah sempat tertinggal beberapa gol.
Pelatih Kepala Persikoba Kota Batu Arif Suyono menegaskan bahwa timnya tidak akan bermain aman meskipun hasil imbang sudah cukup bagi Elang Putih melaju ke babak berikutnya. Menurutnya, target Persikoba bukan sekadar lolos, melainkan mengamankan status juara grup.
“Yang jelas kita sama-sama dapat poin empat. Jadi intinya kita tetap fight. Kita mau juara grup juga, kita juga mau mencalonkan tuan rumah, intinya juara grup seperti itu,” tegas Arif.
Meski demikian, mantan pemain Tim Nasional Indonesia itu tetap memandang situasi secara realistis. Ia menyadari bahwa peluang lolos sudah berada di tangan Persikoba, namun semangat untuk meraih kemenangan tetap menjadi prioritas utama tim.
“Tapi kita realistis ya. Karena kita seri saja kita sudah lolos. Intinya untuk lawan Persiharjo kita tetap fight,” imbuhnya.
Arif memberikan perhatian khusus terhadap kemampuan skuad yang berjuluk Laskar Sukowati itu dalam mengubah jalannya pertandingan. Kebangkitan Persiharjo saat menahan imbang Saiburai Lampung menjadi bukti bahwa mereka memiliki daya juang tinggi hingga peluit akhir dibunyikan.
Menurut Arif, salah satu kekuatan utama Persiharjo terletak pada kecerdasan pelatih dalam membaca pertandingan. Serta melakukan pergantian pemain yang efektif. Terbukti, pergantian tersebut mampu mengubah ritme permainan dan membantu tim bangkit dari tekanan.
“Saya rasa pergantian pemainnya mereka punya pelatih yang pintar. Kemarin lawan Saiburai, dia ganti pemain yang juga menghasilkan. Hari ini dia ketinggalan dulu, kemudian bisa menyamakan kedudukan karena pergantian pemainnya juga bagus,” jelasnya.
Karena itu, pihaknya akan memanfaatkan waktu persiapan yang tersisa untuk memperkuat koordinasi antarpemain. Sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan strategi yang mungkin diterapkan lawan selama pertandingan berlangsung.
Heli ajak masyarakat padati Stadion Gelora Brantas

Manajer Persikoba Heli Suyanto, mengajak secara terbuka kepada seluruh elemen masyarakat Kota Batu untuk hadir dan memadati Stadion Gelora Brantas. Menurutnya, atmosfer stadion harus lebih bergelora demi membakar semangat juang para pemain di lapangan.
“Ya, alhamdulillah tiap pertandingan masih di angka 350. Mudah-mudahan nanti berikut-berikutnya masyarakat—mungkin banyak yang belum tahu ya hari ini ada pertandingan—bisa lebih ramai lagi yang datang ke stadion,” ujar Heli Suyanto.
Kata Heli, menyokong kiprah Elang Putih di kancah nasional bukan hanya dari suporter sepak bola. Melainkan seluruh warga Kota Batu, termasuk jajaran pemerintahan dan instansi pendidikan. Ia mengimbau agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Batu serta para pelajar dapat memberikan kontribusi nyata dengan hadir langsung di tribun.
“Siswa-siswa sekolah juga bisa datang untuk mendukung langsung perjuangan tim lokal kita,” tegasnya.
Heli menambahkan kehadiran penonton secara langsung akan menjadi pemain ke-12 yang sangat krusial. Laga hari Sabtu nanti adalah penentu nasib Persikoba untuk lolos ke babak berikutnya sekaligus membuka peluang menjadi juara grup. Jika Persikoba menjadi juara grup, besar kemungkinan Kota Batu bisa mencalonkan lagi menjadi tuan rumah Liga 4 Nasional.
Editor: Intan Refa




