NewsPemerintahan

Kota Malang Berencana Impor Sapi Jelang Iduladha

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang Slamet Husnan Hariyadi. (Foto: Heri Prasetyo)
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang Slamet Husnan Hariyadi. (Foto: Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Jelang Hari Raya Iduladha, Pemkot Malang membuka opsi impor sapi melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Rencana ini untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga hewan kurban seiring menurunnya ketersediaan sapi lokal.

“Biasanya peternak menahan sapi dan baru dilepas mendekati Iduladha. Dampaknya, harga cenderung naik,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang Slamet Husnan Hariyadi, Jumat (24/4/2026).

Namun ia menegaskan, kuota impor maksimal 50 persen dari populasi sapi lokal. Kendati demikian, Slamet belum memastikan secara detil berapa kebutuhan hewan kurban tahun ini.

Jika mengacu pada tahun sebelumnya, kebutuhan sapi di Kota Malang relatif stabil di kisaran 2.500 ekor.
Dari sisi pengawasan, pihaknya menggandeng Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya untuk memastikan kesehatan hewan kurban.

Sekitar 500 mahasiswa ikut terlibat melakukan pemeriksaan di kandang penjualan hingga saat proses penyembelihan berlangsung. Termasuk pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) melalui vaksinasi bertahap dengan berkoordinasi Bersama Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Hingga saat ini, Kota Malang masih tercatat nihil kasus PMK.

Pihaknya juga memperketat pengawasan lalu lintas ternak dari luar daerah. Setiap hewan wajib memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai syarat masuk ke wilayah Kota Malang. Hewan yang tidak memenuhi syarat kesehatan akan diminta untuk dikembalikan ke daerah asal.

Editor: Intan Refa

Heri Prasetyo

Jurnalis City Guide 911 FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Malang, mencakup isu pemerintahan, sosial, ekonomi, dan peristiwa terkini di wilayah Malang Raya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Visual Radio

x