Fakta Bawang Putih untuk Kesehatan Anabul

CITY GUIDE FM, ANIMALIA – Mitos bahwa bawang putih dapat mengusir kutu atau meningkatkan daya tahan tubuh bagi anabul ternyata salah besar. Faktanya, bawang putih itu bersifat toksik atau beracun bagi anjing atau kucing.
Drh Trianita Damayanti mengatakan karena ada perbedaan metabolisme antara manusia dengan anabul, mengonsumsi bawang putih dapat menyebabkan kerusakan pada sel darah merah (eritrosit). Sehingga, dampaknya anabul dapat mengalami anemia berat.
“Kita tahu bawang putih itu kan bahan alami. Mungkin banyak yang berpikir kalau alami berarti aman. Padahal belum tentu seperti itu. Contohnya coklat, itu juga alami tapi berbahaya bagi anabul,” jelas dokter Nita.
Baca juga:
Mengawal Kehidupan Penyu dari Sarang Hingga Laut
Ia menjelaskan bawang putih mengandung senyawa organosulfur. Senyawa ini menyebabkan oksidasi hemoglobin yang memicu pecahnya sel darah merah atau hemolisis. Sehingga berujung pada anemia berat pada anabul.
Kucing jauh lebih sensitif terhadap bawang putih dari pada anjing, karena memiliki enzim pelindung stres oksidatif yang lebih rendah. Munculnya gejala keracunan bawang putih pada anabul sering kali tidak langsung terlihat, tapi bertahap.
Biasanya pada gejala awalnya, anabul terlihat lemas, malas bergerak dan nafsu makan turun. Lalu kondisinya akan berangsur memburuk yang tampak pada mukosa mulut yang berubah pucat. Kemudian gangguan pencernaan (muntah atau diare), napas dan detak jantung menjadi lebih cepat, urin berwarna merah tua atau gelap dan tubuh semakin lemas hingga collapse.
“Saat pet owner menyadari gejala ini, yang pertama hentikan pemberian bawang putih dan langsung segera bawa ke dokter hewan. Jangan coba-coba mengobati sendiri ya, takutnya nanti makin memperparah kondisinya,” lanjutnya.
Dokter Nita menganjurkan pada pet owner menggunakan antiparasit resmi untuk pengobatan kutu. Tentu harus berdasarkan petunjuk spesies, usia, berat badan dan kondisi kesehatannya. Ia juga mengingatkan untuk tidak percaya pada klaim alami yang 100 persen menyembuhkan di media sosial.
Bahan yang alami dan bermanfaat bagi manusia, tidak otomatis aman bagi hewan peliharaan. Maka, alangkah baiknya untuk berkonsultasi lebih dulu dengan dokter hewan sebelum memberikan bahan atau obat.
Simak di sini:




