Opening BSFF ke-9, Kota Batu Luncurkan Logo HUT ke-25

CITY GUIDE FM, KOTA BATU — Pemerintah Kota Batu meluncurkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 bersamaan dengan pembukaan Batu Street Food Festival (BSFF) ke-9 di Halaman Balai Kota Among Tani, pada Kamis (17/9/2026) malam. Ada tiga pesan yang terkandung dalam logo HUT ke-25, yakni “Bangkit Bersama”, “Jaga Alam Raya”, dan “Batu Sae Berkelanjutan”.
Wali Kota Batu Nurochman mengatakan peringatan seperempat abad Kota Batu menjadi momentum untuk melihat kembali arah pembangunan dan pelayanan pemerintah. Pesan “Bangkit Bersama” menekankan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan. Pemerintah perlu berjalan bersama warga untuk mendengar persoalan sekaligus mencari jalan keluar.
Pesan berikutnya adalah “Jaga Alam Raya”. Berkaitan dengan eksistensi alam yang memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat.
Baca juga:
Upacara HUT ke-24, Nurochman: Mari Kita Rawat Semangat MBatu Sae
“Kota Batu tumbuh dari alamnya, punya karakter juga karena keindahan alamnya. Pertanian, pariwisata, pangan, dan kehidupan masyarakat kita sangat bergantung pada ruang hidup yang kita miliki hari ini,” pesan Cak Nur.
Pesan ketiga dalam logo tersebut adalah “Batu Sae Berkelanjutan”. Artinya, arah pembangunan Kota Batu ke depan perlu memperhatikan keberlanjutan, selain pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Cak Nur juga memperkenalkan tagline “Kreatif Sae” untuk tahun 2026. Tagline tersebut menggantikan “Sedoyo Sae” yang digunakan dalam perayaan HUT ke-24 Kota Batu pada 2025 lalu.
“Itu yang harus saya sampaikan supaya kemudian kita mengingat bahwa kreativitas hari ini menjadi tuntutan kita semuanya,” jelas Cak Nur.
Pengenalan “Kreatif Sae” turut disertai gestur tangan yang diperkenalkan kepada peserta dan pengunjung. Gestur tersebut mengombinasikan ibu jari, telunjuk dan jari tengah yang menyerupai huruf “K”. Acungan jempol tersebut selama ini digunakan sebagai bagian dari identitas “Sae”.
Batu Street Food Festival (BSFF) ke-9
Festival kuliner ini berlangsung mulai 17-20 September 2026. BSFF tahun ini mengusung tema “SAE RASANE, SAE SUASANANE” dan melibatkan 40 hotel serta restoran.
“Karakteristik Batu sebagai kota wisata jangan sampai menjemukan atau stuck, harus terus berkembang. BSFF menjadi salah satu event yang menjadi tulang punggung kuliner di Kota Batu,” tegas Nurochman dalam sambutannya.
Baca juga:
Pemkot Batu Launching Logo HUT ke-24 Tahun
Menurut Nurochman, kuliner tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisata. Karena itu, Nurochman juga menyampaikan pengajuan Kota Batu dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN).
“Kota Batu kemarin mengikuti salah satu event internasional yang digelar oleh UNESCO, yaitu UCCN sebagai agrokreatif bidang gastronomi. Mohon doanya semoga Kota Batu bisa terpilih, kita tunggu keputusan dari UNESCO beberapa hari ke depan,” ungkapnya.
Nurochman berharap hasil proses tersebut dapat menjadi bagian dari momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Batu.
Editor: Intan Refa





