Distan KP Kota Batu Minta Panitia Waspadai Cacing Hati pada Sapi

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu mengimbau panitia kurban mewaspadai potensi temuan cacing hati pada sapi. Namun walaupun kemungkinan temuan parasit itu ada, masyarakat tidak perlu panik. Sebab bagian daging lainnya dari sapi tetap aman dan layak konsumsi.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu Sri Cahyani Rahayu membenarkan bahwa kasus cacing hati (Fasciola hepatica) kerap muncul saat pemisahan organ dalam.
“Biasanya itu kan cuma cacing hati ya, di sapi. Itu kalau memang enggak layak untuk dikonsumsi dibuang, disisihkan, enggak boleh dibagikan ke masyarakat,” kata Sri Cahyani.
Apabila panitia kurban menemukan indikasi tersebut, jika hati sapi yang mengalami kerusakan baru sebagian maka cukup memotong bagian yang terinfeksi saja.
Kata Sri, munculnya cacing hati ini biasanya karena faktor lingkungan atau tempatnya merumput sebelum sampai ke tangan konsumen.
“Karena makanannya di padang rumput, ada faktor siput yang membawa larva cacing. Telurnya cacing itu di siput. Nah, siputnya ikut kemakan saat merumput dan berkembangnya di hatinya sapi,” urai Sri.
Pihaknya berharap seluruh panitia kurban dapat lebih teliti saat memeriksa organ dalam hewan setelah penyembelihan. Sehingga mampu menjamin seluruh komoditas daging kurban dalam kondisi yang benar-benar higienis, sehat, dan bebas parasit.
Editor: Intan Refa




