Ekonomi dan Bisnis

UMKM Kota Batu Dapat Pendampingan Intensif Lewat Program 365 Up

Katalog digital 365 Up. (Foto: Asrur Rodzi)
Katalog digital 365 Up. (Foto: Asrur Rodzi)

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM meluncurkan inovasi baru bertajuk Program 365 Up. Program ini menjadi langkah baru dalam pendampingan pelaku UMKM dengan mengutamakan kualitas pembinaan dari pada jumlah peserta.

Program tersebut lahir dari hasil evaluasi pola pendampingan sebelumnya. Selama ini pelatihan melibatkan banyak peserta, namun dinilai belum memberikan hasil yang optimal.

Fungsional Penyuluh Industri dan Perdagangan Ahli Muda Dinas Kumperindag Kota Batu Yossi Hendrawan Saraswanto mengatakan Program 365 Up dirancang untuk memberikan pendampingan dan inkubasi usaha secara intensif selama satu tahun penuh atau 365 hari.

“Latar belakang program ini berawal dari evaluasi pendampingan sebelumnya. Dulu kita memberi pelatihan dengan peserta yang banyak, namun ternyata kurang efektif. Makanya di tahun ini kami mencoba hal baru, fokus utamanya diarahkan pada kualitas pendampingan, bukan sekadar kuantitas,” ujarnya.

Baca juga:

Dekopinda Kota Batu Bakal Berkantor di Gedung PLUT

Pada tahap pertama, sebanyak 40 UMKM telah lolos proses kurasi untuk mengikuti program ini. Peserta yang terpilih telah memenuhi sejumlah persyaratan, seperti usahanya berjalan minimal dua tahun dan memiliki legalitas berupa Nomor Induk Berusaha (NIB).

Selama mengikuti Program 365 Up, para pelaku usaha akan memperoleh pendampingan menyeluruh. Mulai dari pengurusan legalitas lanjutan seperti PIRT dan sertifikasi halal, penguatan kelembagaan usaha, pengelolaan keuangan, hingga strategi pemasaran.

Melalui pendampingan yang berlangsung selama satu tahun tersebut, pihaknya menargetkan adanya peningkatan kapasitas usaha. Sekaligus dampak nyata terhadap perkembangan bisnis para peserta.

“Di akhir kegiatan, kami menargetkan adanya peningkatan omzet bagi para pelaku usaha minimal sebesar 20 persen. Sekaligus memperluas jaringan bisnis mereka,” pungkas Yossi.

Peserta juga berlatih memanfaatkan AI untuk pemasaran

Selain itu, peserta mendapatkan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sekaligus akses ke platform website Katalog Digital 365 Up untuk memperluas jangkauan pemasaran. Yossi mengatakan pengembangan teknologi tersebut dilakukan bekerja sama dengan startup lokal binaan PLUT, Silasnum.

“Para peserta dibekali pemahaman mengenai pemanfaatan AI untuk mendukung strategi jualan dan promosi digital. Sebagai output nyatanya, dibentuk platform berbasis website bernama Katalog Digital 365 Up,” ujar Yossi.

Melalui platform tersebut, setiap produk UMKM akan terhubung langsung dengan akun WhatsApp Business milik pelaku usaha. Saat calon pembeli memilih produk di katalog digital, sistem akan otomatis mengarahkan mereka ke ruang percakapan dengan penjual. Sehingga proses komunikasi dan transaksi dapat terjalin secara langsung.

Menurut Yossi, skema ini menjadi solusi bagi UMKM yang baru berkembang karena tidak perlu menanggung potongan biaya transaksi. Sebagaimana yang umum diterapkan pada sejumlah platform lokapasar.

“Kami tidak memungkiri di marketplace ada potongan biaya transaksi yang cukup memberatkan bagi UMKM yang baru tumbuh. Melalui katalog digital ini, calon buyer bisa berinteraksi dan bertransaksi langsung dengan penjual tanpa potongan biaya,” jelasnya.

Ke depan, Katalog Digital 365 Up harapannya mampu menampung seluruh UMKM di Kota Batu yang telah melalui proses kurasi. Sehingga mampu memperluas pemasaran produk lokal.

Editor: Intan Refa

Asrur Rodzi

Jurnalis City Guide FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Batu, mencakup isu pemerintahan, pariwisata, peristiwa, dan perkembangan terkini di wilayah Kota Batu dan sekitarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Visual Radio

x