Bantuan Sapi Kurban Presiden Berasal dari APBN, Ini Kata Warga

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Di balik kegembiraan warga Dusun Brau Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji mendapatkan sapi jumbo bantuan Presiden Prabowo, ada cerita menarik mengenai pemahaman masyarakat terkait asal-usul sumber pendanaan hewan kurban tersebut.
Banyak warga awalnya menyangka bahwa pembelian sapi jenis Simental seberat 1,2 ton itu berasal dari kantong pribadi Presiden. Di sisi lain, ada juga warga bahkan sama sekali tidak mengetahui dari mana asal muasal sapi kurban yang diserahkan di daerah mereka itu.
Sugi salah satunya. Pria yang telah merintis usaha peternakannya sejak tahun 1970-an ini mengaku sempat menduga bahwa hewan kurban tersebut merupakan murni sumbangan personal dari Presiden Prabowo Subianto.
Ia cukup terkejut saat mengetahui bahwa pengadaan hewan kurban raksasa tersebut sebenarnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Oh, bisa seperti itu ya,” tanggap Sugi singkat saat mengetahui fakta penganggaran tersebut.
Di sisi lain, Kepala Desa Gunungsari Andi Susilo memberikan tanggapan berbeda. Ia secara pribadi tetap menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas terpilihnya Dusun Brau sebagai salah satu penerima manfaat hewan kurban tahun ini.
“Kami sangat bersyukur, berterima kasih sekali kepada Bapak Presiden. Semoga Bapak Presiden selalu sehat dan diberikan barokah, terutama diberikan kekuatan untuk memimpin Indonesia semoga menjadi lebih baik. Kami secara pribadi dan mewakili seluruh warga masyarakat, khususnya di Dusun Berau, benar-benar bersyukur,” jelas Andi.
Pada perayaan Iduladha tahun ini, Dusun Brau menyembelih total tiga ekor sapi di dua masjid setempat. Menariknya, dua ekor sapi merupakan hasil swadaya dan sumbangan mandiri dari warga sekitar.
Untuk memastikan kelancaran proses ibadah ini, terdapat 20 panitia kurban yang bertugas mulai pagi. Mereka bahu-membahu mulai dari proses penyembelihan, mencincang daging, hingga mendistribusikan paket kurban secara merata kepada seluruh warga dusun.
Tentunya, pemanfaatan fasilitas negara atau pos anggaran APBN untuk bantuan kemasyarakatan presiden —termasuk hewan kurban— bukanlah hal baru. Tahun ini, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menyalurkan total 1.098 ekor sapi kurban ke seluruh kabupaten dan kota di Indonesia dengan total anggaran mencapai Rp100 miliar yang bersumber dari dana APBN melalui alokasi Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banmaspres).
Editor: Intan Refa




