Pendidikan

Peksimida Jawa Timur Dibuka, 44 Kampus Bersaing Menuju Peksiminas

Pembukaan Peksimida Jawa Timur di Universitas Negeri Malang (UM). (Foto: Heri Prasetyo)
Pembukaan Peksimida Jawa Timur di Universitas Negeri Malang (UM). (Foto: Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Provinsi Jawa Timur 2026 resmi dibuka di Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang (UM) pada Selasa malam (7/7/2026). Ada 44 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Jawa Timur yang berpartisipasi di ajang dua tahunan tersebut.

Ajang seleksi provinsi ini berlangsung pada 7–13 Juli 2026. Universitas Negeri Malang menjadi tuan rumah pembukaan, sekaligus penyelenggara tiga tangkai lomba yakni penulisan cerpen, penulisan lakon, dan penulisan puisi.

Dalam sambutannya, Rektor UM Prof Hariyono mengatakan Peksimida tidak hanya menjadi ruang kompetisi. Tetapi juga wadah membangun karakter, memperkuat kolaborasi, serta mengembangkan ekosistem industri kreatif berbasis budaya.

“Seni tidak berhenti sebagai perlombaan. Seni harus menjadi kekuatan yang membangun peradaban, memperkuat estetika masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya industri kreatif yang produktif,” kata Hariyono.

Baca juga:

UB dan UM Jadi Kampus Favorit Lulusan MAN Kota Batu Tahun 2026

Mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan melalui karya-karya kreatif. Ia berharap kolaborasi yang terbangun selama Peksimida dapat terus berlanjut setelah kompetisi berakhir.

Hariyono juga menilai potensi seni mahasiswa perlu terintegrasi dengan sektor pariwisata agar mampu menjadi daya tarik budaya. Sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi daerah.

Sementara itu, Wakil Rektor I UM Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Prof Ibrahim Bafadal mengatakan persiapan penyelenggaraan Peksimida telah dimulai sejak akhir Maret 2026. Tepatnya setelah UM ditunjuk sebagai tuan rumah.

Kata Ibrahim, UM juga menjadi tempat pelaksanaan tiga cabang lomba sastra yang melibatkan sembilan juri. Terdiri atas enam juri eksternal dan tiga juri internal untuk menjamin objektivitas penjurian.

“Kami berharap penyelenggaraan Peksimida berjalan sukses. Mampu menghasilkan delegasi terbaik Jawa Timur untuk Peksiminas, dan mahasiswa meraih prestasi terbaik,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember Dr Fendi Setyawan menjelaskan tahun ini terdapat 15 tangkai seni yang dipertandingkan. Mulai dari vokal, tari, seni rupa, sastra, fotografi, desain poster hingga monolog. Pelaksanaannya tersebar di sembilan perguruan tinggi sesuai cabang lomba masing-masing.

“Peserta berasal dari hasil seleksi di perguruan tinggi masing-masing. Tahun ini ada 44 perguruan tinggi yang berpartisipasi, dan para juara pertama nantinya akan menjadi wakil Jawa Timur pada Peksiminas di Universitas Jember,” kata Fendi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Evy Afianasari mewakili Gubernur Jawa Timur, mengatakan Peksimida menjadi ruang pembentukan karakter, kreativitas, serta apresiasi budaya di kalangan mahasiswa.

“Kepada seluruh peserta, tampilkan karya terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, integritas, dan semangat saling menghargai. Menang adalah kebanggaan, tetapi proses berkarya, berkolaborasi, dan belajar bersama memiliki nilai yang jauh lebih penting,” ujarnya.

Peksimida Jawa Timur 2026 menjadi rangkaian seleksi menuju Peksiminas. Para juara dari 15 tangkai seni akan mewakili Jawa Timur bersaing dengan delegasi dari 38 provinsi pada ajang nasional yang tahun ini dilaksanakan di Universitas Jember. (srv)

Editor: Intan Refa

Heri Prasetyo

Jurnalis City Guide 911 FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Malang, mencakup isu pemerintahan, sosial, ekonomi, dan peristiwa terkini di wilayah Malang Raya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Visual Radio

x