Pasar Induk Among Tani Disiapkan Jadi Pusat Grosir Utama

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Pemerintah Kota Batu mulai menjadikan Pasar Induk Among Tani menjadi pusat grosir utama untuk memperkuat rantai pasok (supply chain) di wilayah Jawa Timur. Artinya, Pasar Induk Among Tani bukan lagi tempat transaksi eceran, tetapi juga pusat distribusi barang skala besar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu Dian Fachroni menjelaskan bahwa optimalisasi pasar ini penting untuk mendorong efisiensi distribusi.
“Jika terkait rantai pasok, kita perlu mengoptimalkan Pasar Induk Among Tani sebagai pusat grosir. Ini penting agar distribusi barang bisa lebih efisien dan terkendali, baik dari sisi harga maupun ketersediaan,” ujarnya.
Baca juga:
Kejari Batu Endus Dugaan Jual Beli Kios Pasar Among Tani
Menurutnya, Kota Batu membutuhkan simpul distribusi yang kuat untuk menggerakkan roda ekonomi lebih signifikan. Maka dari itu, Pasar Induk Among Tani sangat potensial untuk menjalankan fungsi tersebut.
Di tengah dinamika yang berkembang terkait pengelolaan pasar, termasuk kasus yang tengah berjalan di Kejaksaan Negeri Kota Batu, Dian menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan menghambat upaya ini.
“Kami tetap berpegang pada prinsip bahwa Pasar Induk Among Tani memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi kerakyatan,” tegasnya.
Dalam jangka panjang, pasar ini harapannya mampu menjadi magnet bagi pedagang dari luar daerah untuk mengambil pasokan barang dari Kota Batu. Kondisi tersebut akan meningkatkan volume perdagangan sekaligus memperbesar perputaran ekonomi masyarakat.
Selain itu, optimalisasi fungsi grosir juga akan diiringi dengan pembenahan manajemen operasional. Mulai dari pengaturan alur distribusi barang, penyediaan area bongkar muat yang memadai, hingga penataan zonasi pedagang.
“Kami ingin pasar ini menjadi simbol kekuatan ekonomi rakyat yang dikelola dengan standar yang baik,” pungkas Dian.
Editor: Intan Refa




