Olahraga

Imbangi Persiharjo, Pelatih Persikoba Kecewa pada Performa Tim

Laga Persikoba vs Persiharjo di Stadion Gelora Brantas. (Foto: Istimewa)
Laga Persikoba vs Persiharjo di Stadion Gelora Brantas. (Foto: Istimewa)

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Persikoba Kota Batu memastikan langkah ke babak 32 besar putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 setelah mengimbangi Persiharjo Sukoharjo di Stadion Gelora Brantas, Sabtu (6/6/2026) sore.

Tambahan satu poin ini sudah cukup mengantarkan skuad Elang Putih lolos ke fase berikutnya dengan status juara grup. Pertandingan yang dipimpin wasit asal Kabupaten Banggai Arfandi Abdullah tersebut disaksikan oleh 320 penonton.

Sejak peluit kick-off berbunyi, kedua kesebelasan langsung menampilkan permainan terbuka dengan intensitas tinggi. Persikoba dan Persiharjo sama-sama berupaya membongkar pertahanan lawan.

Namun disiplin lini belakang kedua tim membuat sejumlah peluang yang tercipta belum berbuah gol hingga turun minum. Kebuntuan akhirnya pecah pada babak kedua.

Persikoba berhasil membuka keunggulan pada menit ke-62 melalui Kapten Lutfan Dhudinik. Gol tersebut seketika membuat Stadion Brantas bergemuruh.

Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Menit ke-83, pemain pengganti Persiharjo Ali Shodiq berhasil menjebol gawang Persikoba dan menyamakan skor 1-1. Gol tersebut menjadi yang terakhir dalam pertandingan.

Hingga wasit meniup peluit panjang, kedua tim tidak mampu menambah gol. Pelatih Fisik Persikoba Coach Egi mengatakan hasil imbang ini tetap patut disyukuri karena target utama lolos ke fase berikutnya tercapai.

“Untuk pertandingan hari ini sebenarnya bukan hasil yang kita inginkan. Tapi kita syukuri karena sembari dapat satu poin, kita sudah memastikan bahwa untuk babak berikutnya kita dua besar sebagai juara grup tentunya. Kita apresiasi juga para pemain yang sudah bekerja keras selama babak 64 besar ini,” ujar Egi usai pertandingan.

Menurutnya, tim pelatih akan segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk menghadapi persaingan yang dipastikan semakin berat pada babak 32 besar. Pemain sayap Persikoba Muhammad Alfaridzi menilai Langkah menjadi juara grup merupakan hasil kerja keras seluruh tim selama menjalani babak 64 besar.

“Terima kasih kepada coach, staf, dan teman-teman karena kita sudah berjuang bersama-sama baik saat susah maupun sekarang. Akhirnya kita menikmati apa yang sudah kita usahakan dan bisa meraih peringkat satu juara grup. Ini menjadi modal yang baik untuk menghadapi lawan-lawan yang lebih baik lagi,” ungkap Alfaridzi.

Hasil ini membuat Persikoba melangkah ke babak 32 besar dengan modal status juara grup. Tim kebanggaan Kota Batu tersebut kini akan menghadapi lawan yang lebih tangguh.

Meski juara grup, Pelatih Persikoba kecewa

Manajer Persikoba Heli Suyanto memberikan arahan kepada anggota kesebelasan. (Foto: Istimewa)
Manajer Persikoba Heli Suyanto memberikan arahan kepada anggota kesebelasan. (Foto: Istimewa)

Walaupun sukses mengamankan tiket ke babak 32 Besar Liga 4 Piala Presiden 2026, Pelatih Kepala Persikoba Arif Suyono justru meluapkan kekecewaan mendalam atas performa anak asuhnya. Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 tersebut sejatinya menempatkan Persikoba di posisi puncak.

“Pertama saya ucapkan terima kasih pada para pemain saya karena hari ini sudah kerja keras. Cuma hasilnya kita sempat unggul juga akhirnya satu-satu. Terus untuk hasil ini, murni saya sangat-sangat kecewa. Terlepas hasilnya imbang, tapi permainan Persikoba hari ini jauh di bawah standar, jauh sekali,” ungkap Arif Suyono dengan nada tegas.

Mantan pemain Timnas Indonesia itu menekankan bahwa penurunan performa ini menjadi pekerjaan rumah (PR) besar. Terlebih karena regulasi fase berikutnya sudah tidak memungkinkan lagi bagi tim untuk mendatangkan pilar baru.

“Kita sudah tidak bisa mengambil pemain baru lagi, jadi kita harus maksimalkan materi pemain yang ada sekarang. Saya kurang paham apa kurangnya hari ini, tapi insyaallah ke depannya kita coba perbaiki,” jelasnya.

Menutup fase grup dengan torehan 5 poin dari 3 pertandingan hasil sekali menang dan dua kali imbang, Arif bersyukur timnya terhindar dari kekalahan. Meski demikian, ia mencatat lini serang Elang Putih masih kerap buntu saat menghadapi tim yang menerapkan strategi menekan.

“Tapi banyak PR di tiga pertandingan ini, terutama di sektor attacking (penyerangan). Kita kesusahan kalau menghadapi lawan-lawan yang berani melakukan pressing ke kita. Ke depannya mungkin aspek itu yang utama kita perbaiki,” pungkasnya.

Bersiap hadapi lawan yang lebih berat

Tantangan skuad Elang Putih selanjutnya tidak akan mudah. Pada fase berikutnya, seluruh tim yang lolos akan kembali terbagi ke dalam grup-grup baru untuk memperebutkan tiket menuju babak 16 besar.

Pelatih Kepala Persikoba Arif Suyono menilai kualitas peserta yang lolos ke babak 32 besar sangat merata. Menurutnya, tidak ada lagi lawan yang bisa dianggap ringan.

“Seingat saya banyak tim bagus, ada Persepam yang juara grup, lalu runner-up ada Pasuruan United dan Persid Jember. Sekarang saja saya lihat banyak sekali tim berkualitas di masing-masing grup dari wilayah lain. Jadi kita harus tetap waspada dan tidak boleh lengah sedikit pun,” ujar Arif.

Meski demikian, ia menegaskan fokus utama tim saat ini adalah mempersiapkan kondisi fisik, mental dan taktik. Sesuai regulasi kompetisi, babak 32 besar akan menggunakan sistem home tournament dengan format single round robin.

Sebanyak 32 tim yang lolos akan terbagi ke dalam delapan grup, dengan masing-masing grup berisi empat tim. Dari setiap grup, hanya juara dan runner-up yang berhak melaju ke babak 16 besar. Artinya, setiap pertandingan akan menjadi penentu karena tidak ada ruang bagi tim untuk kehilangan banyak poin. Babak 32 besar dijadwalkan berlangsung mulai 9-16 Juni 2026 secara serentak.

Editor: Intan Refa

Asrur Rodzi

Jurnalis City Guide FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Batu, mencakup isu pemerintahan, pariwisata, peristiwa, dan perkembangan terkini di wilayah Kota Batu dan sekitarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Visual Radio

x