KUR Perumahan Rp351 Miliar Akan Mengalir ke Malang Raya dan Blitar

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Pemerintah pusat menyiapkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp531 miliar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Malang Raya dan Blitar. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat kunjungan kerja di Kota Batu menjelaskan, total pembiayaan sebesar Rp531 miliar akan disalurkan kepada sekitar 2.460 pelaku UMKM di Malang, Kota Batu, dan Blitar.
Menurutnya, peningkatan kualitas rumah perlu selaras dengan penguatan ekonomi keluarga. Agar penerima manfaat memiliki kemampuan menjaga dan mengembangkan tempat tinggalnya.
“Rumahnya diperbaiki, tetapi ekonominya juga harus diperkuat. Karena itu pemerintah menyiapkan akses pembiayaan dengan bunga yang lebih ringan,” ujarnya.
Baca juga:
200 Unit Rumah Tak Layak di Kota Batu Masuk Program BSPS
Selain KUR Perumahan, pemerintah juga melakukan penyesuaian bunga pembiayaan melalui Permodalan Nasional Madani (PNM). Ara menyebut bunga pembiayaan yang sebelumnya mencapai sekitar 22 persen turun menjadi 8 persen untuk akses permodalan bagi usaha kecil.
Sementara itu, KUR Perumahan diberikan dengan plafon pembiayaan di bawah Rp100 juta tanpa agunan tambahan dengan suku bunga sekitar 6 persen per tahun atau setara 0,5 persen per bulan. Kata Maruarar, kemudahan akses pembiayaan harapannya dapat mengurangi ketergantungan pelaku usaha terhadap pinjaman berbunga tinggi. Atau praktik rentenir yang masih ada di sejumlah daerah.
“Pemerintah ingin masyarakat memiliki pilihan pembiayaan yang resmi dengan bunga lebih terjangkau sehingga usaha mereka bisa berkembang,” katanya.
Program KUR merupakan skema pembiayaan bersubsidi pemerintah melalui perbankan kepada pelaku UMKM yang layak namun memiliki keterbatasan agunan. Dalam sektor perumahan, fasilitas ini untuk mendukung usaha yang berkaitan dengan pembangunan maupun peningkatan kualitas hunian masyarakat.
Editor: Intan Refa





