Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Diprediksi Naik saat Libur Sekolah

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Musim libur sekolah yang mulai berlangsung pada akhir Juni 2026 diperkirakan akan mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Batu. Dinas Pariwisata Kota Batu memprediksi lonjakan wisatawan selama masa liburan dapat mencapai 30-40 persen dibandingkan dengan kunjungan pada akhir pekan biasa.
Mengantisipasi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto bersama sejumlah instansi terkait telah melakukan berbagai langkah persiapan. Fokusnya adalah aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan, hingga kebersihan di kawasan destinasi wisata maupun akomodasi perhotelan.
“Prediksinya naik 30 sampai 40 persen. Seperti libur panjang lainnya, kami dari Dinas Pariwisata biasanya melakukan monitoring terkait kesiapan masing-masing destinasi wisata maupun akomodasi yang ada di Kota Batu. Termasuk juga dari sisi keselamatan pengunjung juga kita lakukan monitoring,” ujar Onny.
Selain aspek keselamatan, pengelolaan kebersihan juga menjadi perhatian khusus. Pasalnya, meningkatnya jumlah wisatawan berpotensi menambah volume sampah di sejumlah kawasan wisata dan ruang publik.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait guna memperkuat pengawasan kebersihan. Terutama di fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas wisatawan seperti Alun-alun Kota Batu dan sejumlah ruang terbuka publik lainnya.
Menurut Onny, kesiapan destinasi wisata juga diperkuat dengan adanya Surat Edaran dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur yang mengimbau seluruh pengelola destinasi untuk meningkatkan standar pelayanan selama masa libur sekolah.
“Sudah ada surat edaran dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur terkait wisata pada masa liburan ini. Jadi kita mendorong agar semua destinasi wisata bersiap ketika terjadi peningkatan kunjungan, mulai dari pengelolaan parkir, jalur evakuasi, hingga kesiapan fasilitas pemeriksaan kesehatan,” jelasnya.
Pemerintah Kota Batu berharap kesiapan tersebut dapat memberikan pengalaman berwisata yang aman, nyaman, dan berkesan bagi wisatawan. Sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
Editor: Intan Refa




