Kementerian PKP Beri Tenggat Kota Malang Perbaiki Backlog Perumahan

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memberi waktu satu bulan bagi Pemerintah Kota Malang untuk memperbarui data backlog perumahan untuk program bedah rumah. Pembaruan data ini mengacu pada regulasi terbaru Kementerian PKP yang memungkinkan persyaratannya lebih longgar.
Mulai dari syarat kepemilikan, batas waktu kepemilikan rumah, serta syarat komponen rumah yang dapat diperbaiki. Dengan terpenuhinya persyaratan tersebut, warga sudah dapat diajukan sebagai calon penerima bantuan.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan ini peluang untuk mendapatkan alokasi bantuan lebih besar. Hal itu terlihat dari kehadiran langsung Direktur Jenderal PKP dalam sosialisasi program bedah rumah untuk wilayah Malang Raya, yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
Baca juga:
Kementerian PKP Dorong Rp20 Triliun Terserap untuk Perumahan Rakyat di Jatim
“Harusnya sosialisasi ini melalui Zoom. Tetapi Direktur Jenderal PKP diperintah Pak Menteri khusus untuk Malang Raya, langsung memberikan sosialisasi,” katanya.
Untuk itu, Dinas PUPRPKP Kota Malang akan membenahi data backlog perumahan atau kesenjangan antara kebutuhan rumah dengan ketersediaan rumah layak huni. Data tersebut akan menjadi dasar pengajuan bantuan kepada Kementerian PKP. Data backlog Kota Malang yang tercatat dalam data BPS masih sebesar 34 ribu rumah.
“Kalau menurut hitungan kami tidak sampai 34 ribu. Ini Pak Dirjen tadi datang untuk bisa mengecek karena backlog yang ada di Kota Malang mudah-mudahan bisa lebih terpantau lagi,” ujarnya.
Kata Wahyu, besaran bantuan bedah rumah tidak berubah yakni Rp20 juta untuk setiap penerima. Rinciannya, Rp17,5 juta untuk kebutuhan material dan konstruksi, sedangkan Rp2,5 juta untuk upah kuli.
“Kalau kuota memang ada. Tetapi kita diberi kesempatan untuk menyampaikan lebih banyak yang sesuai dengan persyaratan,” katanya.
Program bedah rumah tersebut akan segera direalisasikan pada 2026. Pemkot Malang kini fokus mengejar pembaruan data agar usulan bantuan dapat segera diajukan. Wahyu juga menyebut Menteri PKP rencananya akan datang ke Kota Malang untuk melihat langsung realisasi bantuan tersebut.
Editor: Intan Refa





