Ibadah Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Eng An Kiong Malang Berlangsung Khidmat

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Tahun Bing Wu Nian di Kota Malang berlangsung khidmat dan meriah. Sejak pagi, umat Tionghoa memadati Klenteng Eng An Kiong untuk mengikuti puncak rangkaian ibadah Imlek yang telah digelar sejak 11 Februari lalu.
Puncak ibadah ditandai dengan bunyi lonceng dan tabuhan, menandai dimulainya doa bersama di dalam klenteng. Suasana sakral terasa kental saat ratusan umat larut dalam kekhusyukan, memanjatkan harapan dan doa di tahun yang baru.
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan, aparat kepolisian tampak berjaga di sejumlah titik. Kapolda Jawa Timur,Irjen. Nanang Avianto, hadir langsung meninjau pelaksanaan ibadah, didampingi Kapolresta Malang Kota, Putu Kholis Aryana.
Dalam keterangannya, Nanang Avianto mengucapkan selamat Imlek kepada seluruh umat Tionghoa yang merayakan.
“Kami mengucapkan selamat Imlek bagi saudara-saudara yang melaksanakan. Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Ia menegaskan, pengamanan tidak hanya dilakukan di Malang, tetapi juga di seluruh wilayah Jawa Timur. Setiap kapolres telah memploting personel guna memastikan perayaan berjalan tertib dan kondusif.
“Semua wilayah yang mengadakan perayaan juga melaksanakan pengamanan. Kami ingin memastikan setiap umat beragama yang merayakan hari besarnya bisa beribadah dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Di wilayah kota Malang sendiri, sekitar 125 personel diterjunkan untuk pengamanan. Secara keseluruhan di Jawa Timur, pengamanan telah diatur oleh masing-masing kapolres dan jajaran terkait.
Menariknya, perayaan Imlek di Klenteng Eng An Kiong juga terbuka untuk umum. Di sisi kanan pintu masuk klenteng, puluhan stan UMKM berjajar menawarkan aneka kuliner dan produk khas. Sebuah panggung hiburan pun disiapkan untuk lomba dance, menambah semarak suasana perayaan.
Kapolda juga tampak berkeliling area klenteng, menyempatkan diri mencoba spot swafoto yang tersedia di sekitar lokasi. Kehadirannya sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk aktivitas pariwisata selama libur panjang, berjalan aman dan lancar.
Nanang menambahkan, situasi kondusif sangat penting dijaga, terlebih perayaan Imlek kali ini berdekatan dengan bulan Ramadan.
“Saya yakin kita semua saling menjaga, apalagi setelah ini langsung menyambut bulan Ramadan. Kita ingin situasi tetap nyaman agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah masing-masing dengan tenang,” pungkasnya.




