Pemerintahan

15 Peserta Ikut Pelatihan dan Sertifikasi Juleha yang Digelar BI Malang

Kepala Perwakilan BI Malang Indra Kuspriyadi saat membuka kegiatan pelatihan dan sertifikasi Juleha. (Foto: BI Malang)
Kepala Perwakilan BI Malang Indra Kuspriyadi saat membuka kegiatan pelatihan dan sertifikasi Juleha. (Foto: BI Malang)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Sebanyak 15 peserta dari wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha), pada 18–19 Mei 2026 di The Aliante Hotel Malang. Pelatihan ini merupakan agenda program Sistem Integrasi Juru Sembelih dan Layanan Halal Syariah (SI JULES).

Pada hari pertama, peserta menerima sosialisasi ekosistem halal oleh Halal Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Termasuk edukasi sistem pembayaran digital dan perlindungan konsumen oleh KPwBI Malang, serta penyampaian materi dasar dan prinsip juru sembelih halal.

Peserta memperoleh materi teknik penyembelihan halal yang baik dan benar serta mengikuti rangkaian uji kompetensi. Meliputi tes tertulis, tes bacaan Al-Qur’an, tes shalat dan wudhu, serta praktik penyembelihan.

Peserta tersebut terbagi ke dalam 7 Juleha Unggas yang berasal dari wilayah Malang Raya dan pegawai BI Malang. Serta 8 Juleha Ruminansia (hewan pemamah biak) yang berasal dari Kota/Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Indra Kuspriyadi menyampaikan program SI JULES ini mendorong terbentuknya sistem kolaboratif. Artinya, mengintegrasikan kompetensi juru sembelih halal, edukasi halal value chain, layanan qurban, serta sosialisasi pembayaran digital dalam satu kerangka ekonomi dan keuangan syariah.

“Penguatan industri halal menjadi langkah strategis dalam mendorong daya saing ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan UMKM halal. Sertifikasi halal tidak hanya menjadi pemenuhan aspek administratif. Namun juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, dan memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk lokal,” terangnya.

Oleh karena itu, perlu sinergi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan. Dalam hal ini, pemerintah daerah, lembaga pendamping halal, pelaku usaha, juru sembelih halal, serta dukungan digitalisasi transaksi.

BI Malang juga menyerahkan Sertifikat Halal kepada 18 UMKM bekerja sama dengan Halal Center UIN Maulana Malik Ibrahim. Serta, meluncurkan program Qurbania dengan tagline “Qurban Aman Halal Penuh Makna” sebagai bentuk dukungan terhadap layanan qurban yang amanah, halal dan terintegrasi.

Ke depan, BI Malang berharap tentu saja program SI JULES dan Qurbania dapat menjadi model penguatan ekosistem halal yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan di daerah. Serta mampu meningkatkan kapasitas SDM halal, memperluas pemanfaatan transaksi digital syariah, memperkuat halal value chain, serta mendorong tumbuhnya pelaku usaha halal yang lebih kompetitif dan berdaya saing.

Intan Refa

Editor City Guide 911 FM dengan pengalaman mengelola konten berita seputar Malang Raya. Bertanggung jawab atas akurasi, kelengkapan, dan kualitas pemberitaan di cityguide911fm.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Visual Radio

x