Eks Kantor Desa Beji Akan Bertansformasi Jadi Galeri Bateji

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Pemerintah Desa Beji, Kecamatan Junrejo akan mengembangkan potensi desa wisata dengan mengintegrasikan Wisata Edukasi Kampung Tempe, Mall UMKM, dan Galeri Batik khas Desa Beji. Kepala Desa Beji Deni Cahyono mengatakan pengembangan kawasan wisata terpadu akan memanfaatkan pendopo bekas Kantor Desa Beji di Jalan Ir Soekarno.
Bangunan tersebut akan tetap dipertahankan, namun direnovasi menjadi Galeri Batik “Bateji” atau Batik Tempe Beji.
“Kami ingin menciptakan ekosistem desa wisata yang kuat. Jadi, wisatawan yang berkunjung ke Wisata Edukasi Kampung Tempe nantinya bisa langsung diarahkan ke Mall UMKM dan Galeri Batik Bateji untuk berbelanja oleh-oleh khas,” ujar Deni.
Baca juga:
Kantor Desa Beji Pindah, Bangunan Lama Disulap Jadi Mall UMKM
Menurutnya, konsep ini bertujuan agar wisatawan tidak hanya memperoleh pengalaman melihat proses produksi tempe. Tetapi juga dapat membeli berbagai produk UMKM serta batik khas Desa Beji dalam satu kawasan.
Pengembangan Desa Wisata Beji juga mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata Kota Batu. Salah satunya melalui pelibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan promosi pariwisata dan budaya, termasuk Festival Udan Tempe di Alun-alun Kota Batu.
Di sana, para perajin tempe Desa Beji bersama paguyuban Kangmas Nimas Kota Batu memperkenalkan potensi wisata edukasi dan produk unggulan desa. Deni menambahkan, renovasi kawasan wisata terpadu tersebut mulai dilaksanakan pada tahun anggaran 2027 menggunakan dana APBDes.
Pihaknya berharap pengembangan ini dapat semakin memperkuat posisi Desa Beji sebagai salah satu desa wisata berbasis edukasi, industri kreatif, dan produk pangan unggulan.
Editor: Intan Refa





