Olahraga

Disporapar Kota Malang Pacu PAD Lewat Digitalisasi dan Renovasi Fasilitas Olahraga

Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang Arif Tri Sastyawan. (Foto: Heri Prasetyo)
Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang Arif Tri Sastyawan. (Foto: Heri Prasetyo)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi fasilitas olahraga mencapai Rp1,9 miliar hingga akhir 2026. Kepala Disporapar Kota Malang Arif Tri Sastyawan optimistis target PAD tersebut dapat tercapai seiring dengan meningkatnya pemanfaatan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah daerah, seperti stadion, lapangan mini soccer, dan lapangan tenis.

“Target kita Rp1,9 miliar. Insyaallah sudah di angka Rp1,3 miliar. Artinya cukup sampai akhir tahun ini Rp1,9 miliar,” ujar Arif, Kamis (3/9/2026).

Retribusi dari penyewaan fasilitas olahraga menjadi salah satu penyumbang utama pendapatan. Karena itu, pihaknya akan mulai membenahi sistem pengelolaan dan pembayaran agar lebih transparan serta accessible. Salah satunya adalah digitalisasi sistem persewaan fasilitas olahraga.

Baca juga:

Warga Sayangkan Fasum di Taman Gayam Tampak Tak Terurus

Kata Arif, kemungkinan pembayaran sewa fasilitas olahraga tidak lagi secara tunai nantinya. Pihaknya tengah menyiapkan sistem berbasis aplikasi yang memungkinkan masyarakat melihat ketersediaan jadwal sekaligus melakukan pemesanan tanpa harus datang atau bertanya langsung kepada petugas.

“Saya tidak mau pembayaran itu tidak menggunakan transfer, tidak mau langsung cash-cash. Desember harus sudah bikin aplikasi,” katanya.

Harapannya, sistem itu mampu mencegah benturan jadwal sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan aset olahraga. Selain itu, pihaknya juga melakukan perbaikan sejumlah fasilitas olahraga. GOR Ken Arok adalah salah satunya.

Baca juga:

Efisiensi vs Prestasi, Bagaimana Menjaga Atlet Kita?

“Lampunya banyak, terus penerangan, pembersihan untuk kamar mandi juga. Kemarin di GOR Ken Arok keluhannya kamar mandi perlu perbaikan, terus lampu ada 10 titik yang mati. Di lapangan luar, lapangan mini soccer, juga mati,” jelasnya.

Selain pembenahan fasilitas yang sudah ada, Arif juga membuka peluang pengembangan fasilitas olahraga baru melalui kerja sama dengan swasta. Salah satu yang tengah dibicarakan adalah pembangunan lapangan padel di dua lapangan tenis yang ada di atas stadion. Namun, rencana tersebut masih sebatas penjajakan.

“Kalau ada investor masuk, ayo. Ada dua lapangan tenis di atas stadion. Rencana Pak Wali penginnya padel saja. Tapi investornya kemarin hanya tanya-tanya, belum fix,” kata Arif.

Editor: Intan Refa

Heri Prasetyo

Jurnalis City Guide 911 FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Malang, mencakup isu pemerintahan, sosial, ekonomi, dan peristiwa terkini di wilayah Malang Raya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Visual Radio

x