Peristiwa dan Hukum

Dicari: Khansa, Siswi SMA Sabilillah Malang Hilang Sejak Minggu

Info orang hilang: Khansa Rasya Azalia Faneya
Info orang hilang: Khansa Rasya Azalia Faneya

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – [Update Selasa (14/4/2026) pukul 19.40 WIB] Fajar menginformasikan kepada City Guide FM bahwa putrinya telah berhasil ditemukan. Ia bercerita bahwa selama masa pencarian, keluarga besarnya membagi pencarian menjadi dua tim. Satu mencari di Malang dan satu mencari di Surabaya.

Mereka berencana akan melakukan penelusuran di sejumlah tempat kemarin sore. Mulai dari menanyai warga satu per satu, hingga tiba di rest area. Begitu pula keluarga di Surabaya juga mencari di sekitar Tunjungan.

“Waktu magrib tiba, saya di rest area untuk solat. Saat itu istri saya menangis, karena kami juga sudah hopeless ya. Ada suatu kejadian di luar planning kita. Ternyata dikabarkan di Sidoarjo, anak saya sudah ditemukan dan sudah bersama saudara di Sidoarjo,” terang Fajar.

Namun, baik Fajar dan istrinya mengaku masih belum dapat berkomunikasi dengan putrinya. Ia mengatakan akan menunggu kondisinya benar-benar siap untuk bercerita.

“Saat ini ananda masih dalam pemantauan, masih recovery dengan budenya yang ada di Sidoarjo. Sepertinya ananda masih belum berkenan (berbicara) dengan keluarga, mungkin masih shock atau khawatir ketemu ayah ibunya setelah beberapa hari ini tidak ada kabar,” lanjutnya.

Kendati demikian, Fajar dan istri bersyukur putrinya dalam kondisi baik-baik saja. Ia mengatakan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran yang sangat berharga yang dari Allah kepada keluarganya untuk bisa lebih baik lagi dalam mendidik demi masa depan buah hatinya.

Kronologi awal

Fajar Dwi Saksana melaporkan ke Radio City Guide FM bahwa putrinya bernama Khansa Rasya Azalia Faneya (16) telah hilang sejak Minggu (12/4/2026). Kronologi kejadiannya bermula saat putrinya yang merupakan siswi SMA Sabilillah Boarding School mengikuti kegiatan jalan santai di sekitar sekolah dan perumahan Griya Shanta.

Khansa kemudian berhenti di Alfamart depan SMAN 9 Malang untuk beristirahat sekitar pukul 05.45 WIB. Menurut Fajar, putrinya seharusnya pulang ke ma’had (asrama) bersama teman-temannya, tapi ternyata tidak.

“Pihak ma’had baru tahu kehilangannya di malam hari pukul 20.30 kalau tidak salah dan baru tadi malam lapor polisi,” kata Fajar, Selasa (14/4/2026).

Setelah mengetahui Khansa tidak berada di asrama saat apel malam, pihak sekolah pun langsung melakukan penelusuran hingga keesokan paginya.

Ia mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan putrinya itu masih di Minggu yang sama sekitar pukul 13.00 dan 15.00. Sebagai informasi, pihak sekolah memiliki aturan bahwa siswa-siswi tidak boleh membawa ponsel ke sekolah.

“Terakhir kali dia menggunakan pakaian hitam, hijabnya juga hitam besar, bawa totebag, bawa air minum dan dompet. Karena jalan santainya ini ditujukan untuk beli jajanan,” lanjutnya.

Sang ayah mengaku, putrinya tidak ada masalah atau sedang ada konflik bersama temannya. Jika ada yang melihat Khansa, harap hubungi Radio City Guide FM di 0811 3600 911.

Intan Refa

Editor City Guide 911 FM dengan pengalaman mengelola konten berita seputar Malang Raya. Bertanggung jawab atas akurasi, kelengkapan, dan kualitas pemberitaan di cityguide911fm.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Visual Radio

x