Olahraga

Bertandang ke Markas PSM Makassar, Arema FC Incar 3 Poin

Momen Arema FC melakukan selebrasi di Stadion Kanjuruhan. (Foto: Istimewa)
Momen Arema FC melakukan selebrasi di Stadion Kanjuruhan. (Foto: Istimewa)

CITY GUIDE FM, PAREPARE – Pekan kedua BRI Super League 2026/2027, Arema FC akan bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, pada Minggu (13/9/2026). Pelatih Arema FC Marcos Santos tidak ingin timnya terlena oleh hasil impresif pada laga perdana.

Ia memandang PSM Makassar sebagai lawan berbahaya, karena memiliki sejumlah pemain yang mampu transisi permainan dengan cepat. Karena itu, Marcos meminta para pemainnya tampil disiplin dan tidak memberikan kesempatan kepada PSM untuk mengeksploitasi situasi transisi.

“Jangan terlalu banyak melakukan transisi. Mereka memiliki banyak pemain yang cepat dalam melakukan transisi,” ujar Marcos, Sabtu (12/9/2026).

Pelatih asal Brasil tersebut mengaku telah mengamati kekuatan PSM. Ia menaruh perhatian terhadap performa Juku Eja, termasuk penampilan mereka ketika bermain di Bandung.

Menurut Marcos, PSM memiliki komposisi pemain yang solid. Keberadaan sejumlah pemain yang sudah memperkuat tim pada musim sebelumnya menjadi keunggulan mereka karena proses adaptasi mereka relatif lebih cepat.

“Mereka tim yang kuat dengan banyak pemain berkualitas. Masih ada banyak pemain dari musim lalu dan itu membantu proses adaptasi. Mereka juga mendatangkan pemain-pemain yang bagus,” katanya.

Kehadiran pelatih yang memahami kompetisi dan struktur sepak bola Makassar menjadi salah satu faktor yang membuatnya berhati-hati. Pertandingan Arema kontra PSM akan berlangsung tanpa penonton.

Situasi tersebut sekilas bisa menjadi keuntungan bagi tim tamu karena tekanan atmosfer kandang lawan berkurang. Namun, Marcos memiliki pandangan berbeda.

Ia mengaku lebih menyukai pertandingan dengan stadion yang dipenuhi suporter. Menurutnya, atmosfer penonton merupakan bagian tak terpisahkan dari sepak bola, sekalipun itu pertandingan tandang.

“Saya tidak menyukainya. Saya pikir ini adalah pertandingan yang sangat kuat dan terorganisasi. Bagi saya, sepak bola dengan penonton selalu lebih menarik,” tutur Marcos.

Keberadaan suporter dapat meningkatkan motivasi pemain. Karena itu, ia berharap situasi pertandingan tanpa penonton tidak menjadi sesuatu yang berulang pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Bek Arema FC, Diego Luis Landis, juga menyadari bahwa pertandingan di Parepare tidak akan berjalan mudah. Kekalahan PSM pada pertandingan pertama tidak lantas membuat Arema menganggap remeh kekuatan tuan rumah.

“Kami tahu kualitas mereka. Kami tahu pertandingan ini akan sulit. Meskipun mereka kalah pada pertandingan pertama, mereka tetap tim yang bagus,” kata Landis.

Di sisi lain, pemain Arema cukup percaya diri untuk menghadapi tekanan di kandang PSM. Kemenangan 4-0 pada laga pembuka menjadi modal.

“Kami juga punya tim yang bagus. Ini akan menjadi pertandingan besar dan kami akan melakukan segala sesuatu untuk menjadi tim yang menang,” ujarnya.

Editor: Intan Refa

Heri Prasetyo

Jurnalis City Guide 911 FM yang berfokus pada liputan berita seputar Kota Malang, mencakup isu pemerintahan, sosial, ekonomi, dan peristiwa terkini di wilayah Malang Raya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Visual Radio

x