
CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Persebaya Surabaya dan Persik Kediri, Arema FC menargetkan kemenangan saat menjamu PSM Makassar pada pekan ke-32 BRI Super League 2025-2026 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (9/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Pelatih Arema FC Marcos Santos mengatakan timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh usai hasil buruk dalam dua laga terakhir.
“Persiapan kami jauh lebih baik dibanding dua pertandingan terakhir. Fokus pemain kembali, kondisi fisik lebih siap dan kami tahu besok harus memberikan jawaban cepat atas dua kekalahan kemarin,” ujar Marcos, Jumat (8/4/2026).
Pelatih asal Brasil itu mengakui musim ini bukan perjalanan yang mudah bagi Arema FC. Berbagai persoalan seperti badai cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci hingga tekanan mental tim menjadi tantangan besar.
Menurutnya, intensitas rotasi pemain bukan keputusan taktis, melainkan kebutuhan karena keterbatasan skuad akibat cedera.
“Saya tidak melakukan perubahan karena ingin mengubah tim. Banyak faktor seperti kondisi fisik pemain, risiko cedera, hingga absennya beberapa pemain penting yang memaksa kami melakukan penyesuaian,” jelasnya.
Ia menyebut sejumlah pemain sempat mengalami masalah kebugaran. Seperti Lucas Frigeri, Adi Satryo dan beberapa pemain asing yang belum bisa tampil konsisten akibat kondisi fisik.
“Ini tahun yang sulit bagi Arema. Ada banyak hal yang mengganggu konsentrasi tim. Tapi dalam kondisi seperti ini, kami tetap mampu menjaga posisi aman di klasemen,” katanya.
Sementara itu, pemain Arema FC Gabriel Silva memastikan skuad Singo Edan telah melupakan hasil minor sebelumnya.
“Latihan pekan ini sangat bagus. Kami punya banyak evaluasi dari pertandingan terakhir, dan semua pemain sadar harus tampil lebih baik. Saya yakin kami bisa meraih tiga poin,” ujar Gabriel.
Pemain asal Brasil tersebut juga mengaku mulai menemukan ritme permainan terbaiknya bersama Arema FC setelah beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia.
Editor: Intan Refa




