APBD Kota Batu 2027 Diperkirakan Defisit Rp80 Miliar, Apa Kata Pemkot?

CITY GUIDE FM, KOTA BATU — Dalam KUA-PPAS yang membahas rencana APBD tahun 2027, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu diproyeksikan sekitar Rp365 miliar. Sedangkan, Pendapatan Daerah secara keseluruhan sekitar Rp990,2 miliar. Padahal kalkulasi Belanja Daerah setidaknya akan memakan anggaran sekitar Rp1,07 triliun.
Dengan postur tersebut, maka akan ada defisit sekitar Rp80 miliar pada tahun 2027. Rencananya, Pemkot Batu akan menutup defisit itu melalui pos Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2026.
Selain itu, Wali Kota Batu Nurochman mengutarakan akan mengoptimalisasi aset daerah untuk meningkatkan potensi penerimaan. Walaupun memang bukan secara langsung menjadi skema untuk menutup defisit APBD Kota Batu tahun 2027.
Baca juga:
DPRD Kota Batu Desak Eksekutif Segera Isi Jabatan Kosong
Rencananya, pemerintah akan menjalin kerja sama dengan dunia usaha untuk mengelola aset yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Pasti (ada optimalisasi aset). Tunggu saja, semoga di akhir tahun kita bisa tunjukkan ada beberapa aset yang selama ini tidak berfungsi dan tidak maksimal. Nanti kita akan optimalisasi dan akan kita kerjasamakan dengan dunia usaha,” ujar Nurochman.
Meski demikian, Nurochman belum menyebutkan aset mana saja yang akan masuk dalam skema kerja sama. Rencana optimalisasi aset ini berkaitan dengan dorongan DPRD Kota Batu yang meminta pemerintah daerah meningkatkan pemanfaatan aset yang belum produktif.
Selain aset daerah, DPRD juga menyoroti pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dewan mendorong peningkatan kinerja BUMD agar kontribusi laba atau dividen kepada pemerintah daerah dapat menyokong Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Editor: Intan Refa





