Warga RT 12 Sukoharjo Protes, SPPG Jagalan Bongkar Tembok Buat Akses Baru

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Warga RT 12/RW 6 Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen memprotes rencana SPPG Jagalan yang membongkar tembok sisi samping untuk membuat pintu baru. Rencana itu langsung membuat warga sekitar bereaksi menolak.
Bahkan sampai memasang banner yang bertuliskan penolakan pembuatan pintu samping. Mereka mempertanyakan alasan pembuatan pintu baru tersebut, sementara sudah ada dua pintu utama yang mengarah di RT 10.
“Awalnya itu kan dari pembongkaran tembok samping yang masuk di wilayah RT 12 tanpa ada izin dari warga atau ketua RT setempat. Ini tujuannya juga belum jelas untuk apa pintu ini, karena kan sudah ada dua pintu utama di depan ini. Kok njebol yang samping,” ungkap Ketua RT 12 Jumali.
Setelah ada protes ini, Jumali mengatakan ada pihak SPPG yang menemuinya untuk mengklarifikasi. Namun, ia dengan tegas meminta rencana tersebut tidak dilanjutkan karena warga sudah secara bulat menolak. Mereka khawatir, aktivitas SPPG yang berada di belakang Pasar Comboran Barat itu semakin menganggu aktivitas warga.
“Lha tapi kemarin kok masih dilanjutkan aja,” lanjutnya.
Berdasarkan pengamatannya, saat ini sudah terdapat dua lubang di tembok. Satu lubang tinggal memasang pintu. Menurut Jumali pengabaian dari pihak SPPG ini seolah memuntahkan semua keluhan operasional dapur MBG yang selama ini mereka anggap tidak sesuai.
Mulai dari perekrutan karyawan yang seharusnya 70 persen dari warga sekitar, tapi realitanya hanya sedikit yang bekerja di sana. Lalu, pengelolaan limbah yang menurutnya tidak jelas. Kata Jumali, warganya kerap mencium aroma busuk limbah dapur yang tertumpuk di pintu depan.
“Pengambilan sampahnya tidak setiap hari, tapi 3 hari sekali,” keluhnya.
Lalu Jumali juga mengeluhkan aktivitas dapur yang tidak hanya memasak. Tapi juga sering terdengar ada yang bernyanyi atau tertawa terbahak-bahak, yang mengganggu istirahat penduduk di sekitar.
Hingga saat ini, reporter dan gatekeeper City Guide FM sedang menunggu penjelasan dari pihak SPPG Jagalan maupun Korwil SPPG Kota Malang. Informasi ini akan terus diperbarui.





