Terpantau 3 Orang Melamar Posisi Sekda Kota Batu

CITY GUIDE, KOTA BATU – Progres pendaftaran Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu menunjukkan perkembangan menjelang penutupan. Hingga Senin (20/4/2026), tercatat sudah ada tiga orang yang melamar dan menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia seleksi Sekda Kota Batu.
Plt Sekda Kota Batu Eko Suhartono menyampaikan dari total tiga orang yang melamar itu, dua di antaranya berasal dari internal Pemerintah Kota Batu. Sementara satu pelamar lainnya berasal dari luar daerah.
“Yang terdaftar benar sampai hari ini masih tiga orang. Sampai pagi ini ya, jadi masih kurang satu orang lagi dari batas minimal,” kata Eko Suhartono.
Berdasarkan aturan seleksi, jumlah minimal pendaftar untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya adalah empat orang. Meskipun saat ini baru tiga orang yang resmi mendaftar, Eko mencatat aktivitas pada sistem pendaftaran menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi. Karena yang melakukan login ke aplikasi tergolong banyak.
Ia optimis bahwa sisa waktu 1-2 hari ke depan akan ada tambahan pelamar yang masuk. Hal ini penting agar proses seleksi dapat berjalan sesuai jadwal tanpa harus melalui skema perpanjangan waktu pendaftaran.
“Kita berharap satu dua hari ini ada penambahan, mudah-mudahan sehingga tidak ada perpanjangan waktu,” ujarnya.
Jika hingga batas waktu kuota minimal belum terpenuhi, maka sesuai prosedur akan pansel memperpanjang masa pendaftaran selama lima hari kerja. Namun, Eko meyakini bahwa melihat tren yang ada, kuota minimal empat pendaftar akan terpenuhi sebelum penutupan masa pendaftaran pada 21 April 2026 pukul 23.59 WIB.
Terkait identitas dan asal daerah pelamar dari luar Kota Batu, Eko enggan memberikan rincian lebih lanjut. Penentuan lolos atau tidaknya para pendaftar tersebut secara administratif baru akan diumumkan secara resmi oleh Panitia Seleksi (Pansel) pada 5 Mei 2026 mendatang.
“Saya tidak bisa menyebutkan (identitasnya), nanti itu baru keluar tanggal 5 Mei. Karena mendaftar itu kan otomatis masih ada tes administrasi, jadi yang resmi itu diumumkan 5 Mei,” tutur Eko.
Mengenai komposisi Panitia Seleksi, Eko menjelaskan bahwa tim penilai terdiri dari lima orang dengan jumlah ganjil untuk menjaga objektivitas. Unsur Pansel tersebut meliputi tiga orang dari kalangan akademisi dan dua orang dari unsur birokrasi di tingkat provinsi.
Setelah masa pendaftaran berakhir, Pansel akan langsung bekerja melakukan verifikasi administrasi dan rekam jejak para calon.
Editor: Intan Refa




