Sempat Tertinggal, Arema FC Tahan Imbang Bhayangkara Presisi Lampung FC

CITY GUIDE FM, KABUPATEN MALANG – Arema FC tahan imbang Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan keempat Super League 2026/2027, di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (10/10/2026). Sejak awal laga, kedua tim tampil terbuka dengan saling melancarkan serangan.
Bhayangkara terlihat lebih efektif memanfaatkan peluang. Pada menit ke-15, Moussa Jr mengirimkan umpan matang yang diselesaikan Ocampo, melalui sontekan dari sudut sempit. Gol tersebut membawa tim tamu unggul 1-0.
Arema berupaya menyamakan kedudukan. Careca memperoleh peluang setelah menerima umpan di depan gawang, tetapi belum membuahkan hasil. Alih-alih menyamakan skor, Arema kembali kebobolan pada menit ke-31. Sontekan Ristovski membuat Bhayangkara unggul 2-0.
Performa Bhayangkara FC masih mampu menciptakan sejumlah ancaman sebelum turun minum. Salah satu peluang mereka berakhir dengan tendangan yang melenceng dari sisi gawang yang dijaga Adi Satryo.
Memasuki babak kedua, Arema tampil lebih agresif. Perubahan intensitas lewat serangan di lini tengah, langsung memberikan hasil ketika Marcos Vinicius mencetak gol pada menit ke-52.
Selanjutnya Arema semakin berani menekan pertahanan Bhayangkara dan terus mencari celah untuk menyamakan kedudukan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-60. Memanfaatkan situasi tendangan bebas, Samuel Otusanya menyambut bola dengan sundulan yang berbuah gol. Skor pun berubah menjadi 2-2.
Arema terus menekan. Pada menit ke-73, Gabi mendapatkan peluang untuk membawa Singo Edan berbalik unggul. Tetapi tendangannya melenceng dari sasaran.
Bhayangkara juga tidak tinggal diam. Pada menit ke-83, kesebelasan The Guardians of Saburai itu melepaskan tembakan ke arah gawang Arema. Adi Satryo sigap menepis bola sehingga kedudukan tidak berubah.
Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit Sance Lawita, kedua kesebelasan harus puas berbagi poin setelah pertandingan berakhir dengan skor 2-2. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengapresiasi mentalitas para pemainnya yang mampu bangkit setelah tertinggal dua gol pada babak pertama.
“Pada babak pertama, kami kehilangan tenaga dan permainan tidak berjalan seperti yang kami inginkan. Setelah berbicara dengan para pemain di ruang ganti, sikap dan mentalitas tim berubah. Pada babak kedua, kami bermain lebih baik, lebih agresif, dan terus berusaha memenangkan pertandingan,” katanya.
Marcos juga menyayangkan keputusan wasit terkait insiden yang menurutnya layak berbuah penalti. Menurutnya, keputusan tersebut berpotensi memengaruhi jalannya pertandingan.
Meski Arema gagal mengamankan kemenangan di kandang sendiri dan mendapatkan satu poin, Marcos menegaskan perjalanan kompetisi masih panjang.
Editor: Intan Refa





