Masa Panen, Harga Sayur Mayur Turun di Pasar Bunulrejo

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Harga sejumlah komoditas sayur dan cabai di Pasar Bunulrejo, Kecamatan Blimbing mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Namun, kondisi yang biasanya disambut positif oleh konsumen itu justru belum mampu mendongkrak penjualan.
Pedagang mengaku jumlah pembeli menurun dan penjualan merosot hingga 30 persen. Salah satunya Muhammad Hasir, ia mengatakan penurunan harga terjadi hampir pada seluruh komoditas hortikultura. Sayuran daun seperti sawi dan kangkung yang mengalami penurunan harga karena melimpahnya hasil panen dari Kecamatan Tumpang.
“Sayuran seperti sawi dan kangkung turun semua. Kebanyakan karena panen di Tumpang,” ujar Hasir.
Harga sawi per ikat Rp1.000, sebelumnya kisaran Rp1.500. Tak hanya sayuran, harga cabai juga mengalami penurunan dari yang sebelumnya kisaran Rp70.000 per kilogram kini turun menjadi Rp60.000 per kilogram untuk kualitas terbaik. Sementara cabai besar saat ini seharga Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram.
Di tengah tren penurunan harga tersebut, komoditas tomat relatif stabil. Tomat kualitas bagus masih dijual sekitar Rp10.000 per kilogram.
Sedangkan harga bawang menunjukkan pergerakan yang berbeda. Bawang putih mengalami kenaikan dari Rp25.000-Rp30.000 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram. Sedangkan bawang merah turun dari Rp60.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.
Hasir menjelaskan, melimpahnya pasokan panen raya menjadi faktor utama yang menekan harga di tingkat pasar. Stok komoditas yang berlimpah tersebut membuat pedagang menyesuaikan harga jual agar barang tetap terserap.
“Sudah banyak yang panen. Pasokan masih melimpah dan stok banyak,” katanya.
Meski saat ini harga turun, Hasir mengaku aktivitas jual beli saat ini lebih sepi. Saat harga cabai sempat menyentuh kisaran Rp80.000 per kilogram, jumlah pembeli lebih ramai.
“Sekarang malah terbalik. Waktu harga mahal, pembeli ramai. Sekarang harga turun, pasar justru sepi,” ujarnya.
Editor: Intan Refa




