Kepala BGN Sebut Harga Komoditas Jeruk Naik Berkat MBG

CITY GUIDE FM, KOTA BATU — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengklaim kenaikan harga komoditas pertanian, adalah berkat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Contohnya harga jeruk yang menurut pengakuan seorang petani yang ditemuinya dalam perjalanan menuju Kota Batu mengalami kenaikan dari Rp5 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogram.
“Kalau mahal gitu ya ngomong-lah di medsos, terima kasih gitu lho. Jangan ngomongnya negatif terus. Giliran dapat manfaat diam saja, giliran harga telur jatuh langsung protes,” katanya.
Tidak hanya itu, Sudaryono juga menyinggung pencapaian sektor pertanian di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming. Ia menyebut harga pupuk di tingkat petani turun. Sementara keuntungan perusahaan produsen pupuk meningkat hingga 2,5 kali lipat tanpa menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Baca juga:
Kementan Klaim NTP Petani Tembus 129, Apa Artinya?
“Baru ini yang namanya presiden itu harga pupuk turun, itu baru Pak Prabowo ini,” ujar Sudaryono saat menghadiri Rembug Paripurna Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional 2026 di Kota Batu pada 19-22 September.
Namun, dalam pemaparannya ia tidak merinci periode pembanding, besaran penurunan harga pupuk, maupun data perusahaan yang mengalami kenaikan keuntungan hingga 2,5 kali lipat.
Sebagai informasi Rembug Paripurna Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional 2026 di Kota Batu menjadi tempat diskusi sejumlah arah kebijakan pertanian nasional kepada pengurus KTNA dari berbagai daerah.
Editor: Intan Refa





