Kapolres Malang Dipromosikan Jadi Sekpri Kapolri

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Dalam serah terima jabatan pada Selasa (28/7/2026), Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi resmi diangkat menjadi Sekretaris Pribadi (Sekpri) Kapolri di Staf Pribadi Pimpinan (Spripim) Polri. Sebagai gantinya, AKBP Rullian Syauri menjabat sebagai Kapolres Malang.
AKBP Rullian merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2008. Sebelum memimpin Polres Malang, ia pernah bertugas di Polres Bangkalan, Polrestabes Surabaya, Polda Jawa Timur, Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, hingga Spripim Polri.
Saat apel kenal pamit Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi berpamitan kepada seluruh personel dan masyarakat Kabupaten Malang.
“Saya menyadari sebagai manusia tentu tidak sempurna. Selama menjabat sebagai Kapolres masih ada hal-hal yang belum sempurna, ada kesalahan maupun kekurangan. Untuk itu saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh rekan-rekan dan masyarakat Kabupaten Malang,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Baca juga:
Kombes Pol Putu Kholis Aryana Dipromosikan Jadi Kapolres Metro Bekasi Kota
Dalam refleksi masa kepemimpinannya, Taat menyebut terdapat dua pengalaman yang paling membekas. Pertama, pengamanan tiga kali kunjungan Presiden RI ke wilayah Kabupaten Malang dalam kurun enam bulan. Mulai dari peresmian sekolah rakyat, peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama di Kajayan, serta kegiatan panen raya di Pundong.
Pengalaman kedua yang paling berkesan adalah pengamanan pertandingan Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Selama enam bulan, ia terlibat dalam pengamanan sekitar tujuh hingga delapan pertandingan yang menurutnya berjalan dengan baik.
Di bidang penegakan hukum, AKBP Taat menilai jajarannya berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol. Seperti pengungkapan puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pada awal masa jabatannya. Serta pengungkapan kasus pembunuhan di wilayah Jabung.
“Saya percaya dengan kompetensi, pengalaman, dan latar belakang pendidikan Pak Rullian. Saya yakin beliau mampu mengemban amanah sebagai Kapolres Malang dan menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Malang tetap kondusif,” katanya.
Sementara itu, AKBP Rullian Syauri akan memperkuat komunikasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, sebagai langkah awal. Menurutnya, pendekatan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga insan media menjadi prioritas utama.
Selain membangun sinergi, AKBP Rullian mengaku akan melakukan pemetaan wilayah dan evaluasi terhadap potensi kerawanan sebagai dasar penyusunan strategi pengamanan ke depan. Ia juga menegaskan media merupakan mitra strategis Polri dalam mendukung pembangunan dan menjaga situasi keamanan daerah.
“Sepanjang perjalanan nanti, media dan polisi adalah satu kesatuan, bukan sesuatu yang terpisah. Tujuan kita sama, mendukung pembangunan dan menjaga keamanan masyarakat,” tegasnya.
Editor: Intan Refa





