Gazebo di Hutan Kota Bondas Kota Batu Akan Jadi Sentra FnB

CITY GUIDE FM, KOTA BATU — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu merencanakan pemanfaatan gazebo di Hutan Kota Bondas untuk kegiatan usaha makanan dan minuman atau food and beverage (FnB). Kepala DLH Kota Batu Dian Fachroni mengatakan akan mendahulukan pembangunan fasilitas dulu sebelum menentukan pihak yang mengelolanya.
“Kita masih mencari siapa pengelolanya, tapi sementara ini kita fokus pada pembangunannya dulu,” kata Dian.
Ia menyebut sejumlah kemungkinan mitra. Mulai dari kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) hingga komunitas ekonomi kreatif, seperti Batu Creative Hub dan Gekrafs (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional). Kata Dian, pengelolaan nantinya perlu melibatkan lembaga yang dapat menjalin nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan pemerintah daerah.
“Bisa jadi PKK mungkin, atau mungkin dari teman-teman Ekonomi Kreatif. Ada komunitas, ada BCHA, ada Gekraf yang memungkinkan untuk bisa mengelola itu,” ujar Dian.
Dian mencontohkan konsep kafe di kawasan berhutan yang pernah dilihatnya di lingkungan Kementerian Kehutanan, Jakarta. Ia menyebut Arbora Cafe di Manggala Wanabakti sebagai salah satu referensi konsep yang ingin ia hadirkan di Hutan Kota Bondas.
Sebelumnya DLH Kota Batu mengajukan anggaran untuk pembangunan gazebo, playground, dan pembenahan kamar mandi sekitar Rp700 juta hingga Rp800 juta dan mendapat persetujuan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pelaksanaan pekerjaan masih menunggu tahapan administrasi, termasuk proses Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) dan evaluasi gubernur sebelum meneken kontrak.
Editor: Intan Refa





