Festival Tabebuya di Desa Pendem Tahun Ini Ditiadakan

CITY GUIDE FM, KOTA BATU — Festival Tabebuya yang biasanya digelar setiap tahun terpaksa absen untuk tahun ini akibat efisiensi anggaran. Kendati demikian, masyarakat tetap bisa menikmati indahnya warna-warni bunga tabebuya di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo.
Dua titik yang menjadi pusat mekarnya tabebuya di Desa Pendem berada di Jalan Semeru, kawasan Wisata Bumi Lumbung Pendem, dan Jalan Terusan Wijaya Kusuma di sekitar Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara (Pusdik Arhanud). Selain di Pendem, pohon tabebuya juga menghiasi sejumlah ruas jalan lain di Kota Batu, termasuk Jalan Drs Moh Hatta.
Kepala Desa Pendem Tri Wahyuwono Effendi menjelaskan bahwa festival tahunan ini memang biasanya digelar pada Oktober, mengikuti periode mekarnya bunga tabebuya. Pada awal Oktober Ini, mekarnya bunga di Desa Pendem telah mencapai sekitar 80 persen.
Baca juga:
Pesona Lumbung Bumi dan Jejak Sejarah Desa Pendem
Di Jalan Semeru, sekitar 500 pohon tabebuya ditanam sejak 2019 dan berjejer hampir satu kilometer. Menurut Tri pada tahun sebelumnya, Festival Tabebuya digelar pada 4–6 Oktober 2025 berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kota Batu dan Pusdik Arhanud. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Hari Jadi ke-24 Kota Batu.
“Setahun sekali. Dan kemarin kita kolaborasi dengan Arhanud. Pas biasanya mekarnya setelah musim kemarau mau musim penghujan, ini kan muncul bunganya itu,” jelas Tri.
Festival itu tidak hanya mengandalkan panorama bunga sebagai daya tarik. Ada rangkaian kegiatan lain meliputi parade dan pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI, bazar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), atraksi seni budaya lokal, senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, serta hiburan rakyat.
Editor: Intan Refa





