NewsPeristiwa dan Kriminal

Buka Tautan Undangan Digital, Rekening Tabungan Rp 1,4 M Raib

ilustrasi phishing (freepik.com/pikisuperstar)
ilustrasi phishing (freepik.com/pikisuperstar)

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Hati-hati saat membuka tautan undangan digital di chat WA. Sehingga nasib apes yang dialami oleh pengusaha aksesoris kendaraan, Silvia YAP (52) tidak terjadi juga pada anda. Seluruh uang yang ada di dalam rekening tabungannya nyaris tak tersisa.

Wanita yang berdomisili di Kecamatan Lawang itu, kehilangan saldo di kedua rekening Bank BRI-nya senilai total Rp 1,4 milyar. Raibnya uang yang dia miliki itu, bermula ketika dia membuka kiriman tautan undangan pernikahan digital oleh seseorang melalui chat WhatsApp, pada akhir Mei lalu.

Kuasa Hukum korban, Hilmy F Ali, mengatakan bahwa kliennya merupakan nasabah prioritas di Bank BRI cabang Lawang, Kabupaten Malang. Korban mengaku tidak pernah menginstal aplikasi BRImo di dua rekening BRI-nya.

Baca juga :

“Saat mengeklik tautan itu, muncul sebuah iklan dan ia skip terus, kemudian dia close. Terus, klien saya merasa khawatir. Di ponselnya itu hanya ada m-banking dari bank lain. Sedangkan aplikasi BRImo dia tidak pernah menginstalnya. Kalau bank lain di m-bankingnya aman,” jelasnya.

Uang tabungan miliaran rupiahnya raib dalam waktu 5 jam

Pasca kejadian itu, dia menerima email notifikasi bahwa ada pengeluaran uang di aplikasi BRImo senilai Rp 1 M lebih Rp 44 juta, selama pukul 22.00-03.00 WIB. Dan itu nyaris habis di dua rekening BRI itu,” lanjut Hilmi.

Keesokan harinyanya, korban langsung melakukan penerbitan rekening koran. Dari catatan itu terlihat semua transaksi penarikan uang itu melalui aplikasi BRImo.

“Padahal klien kami tidak pernah menginstal aplikasi itu sama sekali,” terang Hilmi.

Hilmi pun meyakini bahwa kliennya menjadi korban phishing dari sebuah tautan undangan pernikahan digital itu. Lebih lanjut, pihaknya telah melaporkan kasus ilegal akses rekening bank ini, ke Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Jawa Timur. Dan, saat ini Polda Jatim tengah proses penyelidikan.

Tim kuasa hukumnya juga sudah membuat laporan soal perlindungan konsumen ini ke Polres Malang.

“Kita tunggu dari Polres Malang, karena Polda Jatim sudah gerak dan kami mengapresiasi kinerja dari Polda Jatim. Selain itu, kami ajukan pengaduan Bank BRI ke OJK Perwakilan Malang serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) agar bisa mengawasi, karena BRI ini ternyata belum aman,” pungkasnya.

Reporter : Oky Novianton

Editor : Intan Refa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Radio



x