Blues Spirit

Blues Spirit Sesi 89: Celaka yang Menyayat

Karena masih segar dalam memori kolektif kita atas adanya musibah dan peristiwa yang terjadi dalam sebulan ini. Sekarang mari kita konfirmasi dari dua kemungkinan bagaimana penguasa menyikapi.

Pertama, apakah musibah dan peristiwa-peristiwa itu akhirnya hanyalah sekadar jadi data statistik, lalu dibiarkan, toh rakyat bisa lupa. Apalagi kalau semakin sibuk oleh beban-beban hidup yang terus menekan. Atau…

Kedua, jadi pelajaran berharga dan cepat-cepat ada tindakan pemerintah agar tidak terjadi lagi sehingga rakyat merasa aman dan lega?

Kita mulai dari musibah kereta api di sebidang lintasan di Bekasi Timur. KA Agro Bromo Anggrek menabrak KRL Commuter Line berisi gerbong ibu-ibu dan menewaskan 16 orang, 90 lebih luka-luka.

Ingat kan? Di antara korban, ada ibu muda, yang hari itu baru masuk kerja setelah tiga bulan cuti melahirkan. Di dekat jenazahnya, ada tas berisi botol berisi susu perasan sendiri untuk buah hati yang akhirnya tidak akan pernah ditemui.

Disusul musibah yang sama di Grobogan, Jateng. 5 orang meninggal, 4 lainnya luka. Di sini Avanza ditabrak KA Agro Bromo Anggrek. Masih ditambah lagi di perlintasan Blitar-Garum, truk pasir dihantam KA Dhoho.

Simak juga:

Blues Spirit Sesi 88: BBM Naik, Selanjutnya Apa?

Tiga musibah itu, semuanya adalah antara lain karena mobil mogok di atas rel. Ada soal palang pintu. Ada sistem yang tidak normal.

Tentu pertanyaannya menjadi, bagaimana fungsi alarm, bagaimana manajemennya, bagaimana sistem keseluruhannya dan ini, bagaimana pemimpinnya?

Atau kalau di balik, bermula dari pemimpin. Menjalankan sistem, membuat model manajemen kerja, mengatur aparatnya dan seterusnya sampai akhirnya di paling ujung, terjadi musibah tragis itu.

Lantas data menjelaskan, dari keseluruhan lintasan dan palang pintu yang berjumlah 3.703, terdapat 927 lintasan tanpa penjaga, 927 liar. Bercanda dengan maut.

Sedemikian pilu musibah itu. Tapi hari ini, tindakan apa yang bisa sampean dengar? Langkah apa yang sampean ketahui?!

Yang terngiang malah komentar Ibu Menteri PPPA, gerbong untuk wanita dipindah ke tengah. Lha, yang belakang dan depan menjadi gerbong lelaki dan boleh tewas kecelakaan lagi, gitu?

Hal lain, ada teriakan kompak kaum buruh yang lagi apel pada peringatan May Day di Monas 1 Mei. Teriakannya serempak, tidaaakkkkk. Ketika Presiden Prabowo tanya, apakah MBG bermanfaat?

Lalu sampai hari ini, apa kita sudah mendengar konfirmasi resmi, apa sebab mereka menjawab tidak itu. Kita juga tidak melihat ada introspeksi. Misalnya dengan tindakan mengecek, apa benar tidak manfaat? Di mana ketidakmanfaatannya?

Jangan-jangan ada perasaan luka masyarakat yang menilai hambur-hambur uang di tengah banyaknya PHK. Seretnya usaha dan jatuhnya rupiah pada titik paling jatuh dalam sejarah moneter terhadap dolar Amerika.

Alih-alih introspeksi. Kita malah disuguhi keterangan resmi dari Ketua Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom yang baru dilantik, bahwa Bakom teken kerjasama dengan 40 media homeless.

Kita kaget, pemerintah kok kerjasamanya tidak dengan media resmi yang terverifikasi Dewan Pers, yang bekerja berdasar etika jurnalistik dan UU Pers?

Mau apa? Mau melawan sesuatu atau mau sosialisasi kebijakan pemerintah?

Lalu di jagat politik, ada dua orang yang selama ini cukup meramaikan medsos maupun media arus utama yaitu Ade Armando dan Grace Natalie, dipidanakan oleh Yusuf Kalla. Mantan Wapres itu merasa difitnah.

Ade terpaksa mundur dari partainya, PSI. Adapun Grace, tidak dibantu partai karena masalahnya dianggap pribadi. Bukan urusan partai PSI.

Begitulah keadaan. Ada luka yang menyayat.

Kita tidak boleh diam. Karena kita wajib menjaga keberlangsungan negara dan hak tenteram rakyat yang berdaulat.

Imawan Mashuri

Imawan Mashuri adalah seorang pengusaha media asal Malang yang dikenal sebagai pendiri Arema Media Group, JTV, dan sejumlah media lainnya di Indonesia. Dengan pengalaman panjang di industri media, ia membangun ekosistem informasi yang berfokus pada konten lokal berkualitas. City Guide 911 FM merupakan salah satu wujud komitmennya dalam menghadirkan berita dan informasi yang relevan bagi masyarakat Malang Raya dan sekitarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Visual Radio

x