Sejarah Pahlawan TRIP Malang Akan Masuk Kurikulum Sekolah

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan pemerintah saat ini tengah mengupayakan sejarah perjuangan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) menjadi bagian dari kurikulum muatan lokal bagi siswa SD dan SMP. Tujuannya agar nilai-nilai perjuangan para pelajar pejuang kemerdekaan tidak hilang ditelan zaman.
Wahyu mengungkapkan, materi sejarah perjuangan TRIP telah disusun bersama akademisi. Saat ini, tinggal mengimplementasikan materi tersebut ke dalam mata pelajaran.
“Kurikulumnya sudah kami susun dan diskusikan bersama. Tinggal dimasukkan ke dalam mata pelajaran agar anak-anak mengetahui sejarah perjuangan Tentara Republik Indonesia Pelajar di Kota Malang,” ujar Wahyu saat menghadiri bakti sosial Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 di Makam Pahlawan TRIP, Senin (20/7/2026).
Kata Wahyu, kebijakan tersebut lahir dari keinginan pemerintah agar generasi muda memahami bahwa para pelajar pada masa perjuangan rela meninggalkan bangku sekolah. Kemudian mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya Kota Malang.
“Sejarah ini tidak boleh dilupakan. Mereka seharusnya belajar, tetapi memilih berjuang untuk mempertahankan bangsa. Nilai-nilai itu harus diwariskan kepada pelajar saat ini,” tegasnya.
Gagasan memasukkan sejarah TRIP ke dalam kurikulum muncul setelah Pemerintah Kota Malang bersama keluarga besar TRIP rutin menggelar peringatan setiap 31 Juli dan simposium sejarah. Dari forum tersebut muncul kesepakatan perlunya pendidikan sejarah lokal sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, perjuangan pelajar masa kini bukan lagi mengangkat senjata, melainkan meningkatkan kualitas pendidikan sebagai bekal mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Editor: Intan Refa





