Rombak Besar-besaran, Pemkot Batu Rotasi 154 Pejabat

Rotasi pejabat di lingkungan Pemkot Batu. (Foto: Asrur Rodzi)
CITY GUIDE FM, KOTA BATU — Pemkot Batu melakukan rotasi 154 pegawai yang terdiri dari 96 pejabat struktural, 54 pejabat fungsional, serta 4 kepala puskesmas. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dilakukan di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, pada Senin (2/11/2026) malam.
Rincian dari 96 pejabat struktural tersebut meliputi 18 pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II.b) atau setara kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Sementara itu, 55 pejabat administrator (Eselon III) dan 23 pejabat pengawas (Eselon IV) juga mengalami mutasi, rotasi maupun promosi jabatan. Selain struktural, ada empat tenaga kesehatan yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala puskesmas, serta 54 pegawai dalam jabatan fungsional.
Akhmad Dahlan yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kini memimpin Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Aries Setiawan yang sebelumnya memimpin Dinas Komunikasi dan Informatika bergeser menjadi Kepala Dinas Sosial. Sedangkan posisi Kepala Diskominfo kini dijabat Dian Saraswati.
Baca juga:
Pemkot Batu Bakal Rotasi Pejabat Eselon III dan IV
Lalu Arif Purwanto yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pemerintahan kini menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Chairil Fajar Rofi mendapat promosi dari Sekretaris Badan Pendapatan Daerah menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Sementara Dian Fachroni Kurniawan bergeser dari Kepala DLH menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Di sektor pelayanan dasar, Aditya Prasaja yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan kini memimpin Dinas Perhubungan. Lilik Fariha yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial dipercaya memimpin Dinas Pendidikan. Sedangkan dr Yuni Astuti mendapat promosi sebagai Kepala Dinas Kesehatan, setelah sebelumnya menjabat sebagai sekretaris dinas.
Wali Kota Batu Nurochman dalam amanatnya mengatakan perubahan jabatan ini harus diikuti peningkatan tanggung jawab dan kemampuan dalam memimpin organisasi.
”Saya membutuhkan pejabat yang memiliki kapasitas manajerial, mampu mengambil keputusan, menggerakkan organisasi, dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di masing-masing SKPD,” tegas Nurochman.
Penataan birokrasi tersebut sebelumnya telah melalui sejumlah tahapan. Pada Juni 2026, sebanyak 10 pejabat pimpinan tinggi pratama mengikuti penilaian kompetensi atau pemetaan jabatan di Assessment Center Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya, Pemkot Batu juga melakukan evaluasi terhadap jabatan yang kosong serta peluang promosi pejabat internal.
Semula target mutasi pada Agustus 2026. Tetapi mundur karena proses evaluasi dan penentuan pejabat yang sesuai kebutuhan organisasi belum selesai. Tahapan berikutnya berlangsung pada 12–13 Oktober 2026 melalui uji kompetensi teknis terhadap 40 ASN dari unsur kepala bidang, sekretaris, dan camat.
Editor: Intan Refa





