Kawan Animalia

Musim Pancaroba, Kapan Harus Khawatirkan Kesehatan Hewan?

Kawan Animalia edisi 26 September 2026, "Musim Pancaroba, Kapan Harus Khawatirkan Kesehatan Hewan?"
Kawan Animalia edisi 26 September 2026, “Musim Pancaroba, Kapan Harus Khawatirkan Kesehatan Hewan?”

CITY GUIDE FM, ANIMALIA – Tidak hanya manusia, kesehatan hewan juga sangat rentan terhadap perubahan musim atau pancaroba. Drh Linda Wulandari mengatakan penurunan suhu yang sangat drastis, seperti siang ke malam dan sebaliknya, menjadi penyebab gangguan kesehatan pada hewan atau anabul.

“Jadi perubahan suhu panas ke dingin itu bisa mempengaruhi adaptasi dari si hewan. Jadi hewan juga merasa, kok cepat sekali ya perubahan suhunya, itu bisa menimbulkan stres sehingga daya tahan tubuhnya menurun,” jelasnya.

Selain perubahan suhu, angin kencang yang membawa debu saat siang hari membuat kualitas udara menurun dan mempercepat penyebaran penyakit. Biasanya, penyakit anabul yang kerap muncul saat musim pancaroba adalah penyakit saluran pernapasan atau flu. Gejala yang muncul adalah bersin terus menerus, keluar ingus, mata berair atau belekan, lesu dan nafsu makan menurun.

Simak di sini:

Anabul juga rentan terhadap gangguan pencernaan berupa diare, gejalanya adalah frekuensi buang air besar (BAB) lebih dari 3 kali sehari dengan tekstur kotoran yang cair. Lalu masalah kulit akibat berkeringat yang meningkatkan kelembapan rentan muncul jamur dan kutuan.

“Harus aware terhadap kebiasaan kecil anabul kita. Seperti kebiasaannya dia makannya segini tapi kok hari ini dia makannya
berkurang,” lanjutnya.

Baca juga:

Mitos Vaksin Hewan yang Masih Dipercaya Masyarakat

Kelompok hewan atau anabul yang relatif paling rentan terpapar penyakit musim pancaroba antara lain kitten, puppy atau hewan yang masih muda serta hewan yang senior atau berusia tua. Hewan yang memiliki riwayat penyakit dan belum mendapat vaksinasi juga mudah terpapar penyakit.

“Kucing outdoor itu lebih baik memang dibatasi mobilitasnya ya. Karena penyebaran penyakit di masa pancaroba ini juga sangat cepat terpengaruh oleh lingkungan,” kata drh Linda.

Jika hewan atau anabul menunjukkan gejala sakit, tempatkan di lokasi yang nyaman di suhu ruangan yang tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Apabila kondisinya semakin memburuk, segera bawa anabul ke dokter hewan terpercaya untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Intan Refa

Editor City Guide 911 FM dengan pengalaman mengelola konten berita seputar Malang Raya. Bertanggung jawab atas akurasi, kelengkapan, dan kualitas pemberitaan di cityguide911fm.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Visual Radio

x