Idjen Talk

Lowongan Ada, Kenapa Pengangguran Masih Tinggi?

Idjen Talk edisi 27 Juli 2026,"Lowongan Ada, Kenapa Pengangguran Masih Tinggi?"
Idjen Talk edisi 27 Juli 2026,”Lowongan Ada, Kenapa Pengangguran Masih Tinggi?”

CITY GUIDE FM, IDJEN TALK – Adanya kesenjangan keterampilan yang dimiliki calon pekerja dengan yang dibutuhkan industri, menjadi salah satu faktor pengangguran yang paling mencolok. Terjadi gap vertikal (ketidaksesuaian kualifikasi) dan gap horizontal (latar belakang pendidikan yang berbeda dengan pekerjaan yang dilamar).

Selain itu, preferensi lokasi dan jabatan turut menjadi faktor yang menyumbang angka pengangguran. Banyak pencari kerja sangat selektif terhadap lokasi pekerjaan dengan domisilinya, maupun memilih jabatan.

Fakta lainnya adalah adanya paradoks pengalaman. Di satu sisi, perusahaan kesulitan mendapat kandidat yang tepat dan sesuai standar. Di sisi lain, pekerja kesulitan memenuhi syarat pengalaman atau kualifikasi dari perusahaan.

Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama Dr Sugito Adhi MMPar menyebut saat hotel ini akan beroperasi, timnya sudah menerima ribuan surat lamaran kerja. Sugito mengakui saat ikut menyeleksi, ia mendapati banyak sekali kandidat yang latar belakang pendidikannya berbeda dengan bidang atau posisi yang dilamar.

Baca juga:

Laporan Kinerja Kota Malang 2025: Pengangguran dan Kemiskinan Turun

Kesenjangan serupa juga tampak pada kompetensi dan kemauan para pelamar yang umumnya ingin posisi back office. Ia pernah menanyakan hal ini kepada salah satu pelamar dan inti jawabannya ingin bekerja di jam kerja pada umumnya. Tidak ada sistem shift atau lembur barangkali.

“Sementara di kondisi sekarang ini, kompetisi semakin tinggi. Tidak hanya dari sisi perusahaan, tapi juga dari sisi pelamar,” ungkapnya.

Kendatipun banyak pelamar lintas jurusan, Sugito akan memberikan opsi. Biasanya ia akan memberikan magang industri selama 3 bulan dari posisi yang paling bawah. Sambil mempelajari ritme dan budaya kerja di hotel.

“Banyak teman-teman yang seperti itu dan sekarang posisinya bagus. Karena walaupun latar belakang pendidikannya bukan perhotelan atau pariwisata, kami didik internal untuk membantu mereka kompeten. Sehingga mereka bisa mengikuti jenjang karirnya, bahkan ada yang sampai level supervisor maupun middle manajemen,” lanjutnya.

Menurut Sugito, hal yang tak kalah penting lainnya adalah soft skills dan mentalitas. Nilai akademis saja tidak cukup. Karakter, disiplin, keluwesan berkomunikasi, kemampuan beradaptasi hingga keahlian tambahan menjadi pertimbangan utama.

Ketua Badan Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya Dr Sovia Rosalin AMd SAP SKom MAB membenarkan adanya paradoks pengalaman. Ada kondisi perusahaan mengeluh kesulitan mencari kandidat yang tepat dan di sisi lain ada calon pekerja yang sulit mendapatkan pekerjaan.

“Dari berbagai riset menunjukkan adalah kemampuan sumber daya, baik mahasiswa atau alumni, belum match. Maka kami sebagai perguruan tinggi ada beberapa strategi. Salah satunya menggunakan kurikulum ganda atau mengundang perwakilan industri untuk datang memberikan materi atau perspektif dari industri,” terangnya.

Selain itu, ia juga memandang perlu adanya magang industri yang bisa jadi bahan portofolio mahasiswa. Tidak hanya menekankan pada kemampuan mahasiswa, menurut Sovia, dosen juga perlu meningkatkan kualitasnya dengan mengikuti pelatihan untuk memutakhirkan materi ajar.

Sementara itu, Pengantar Kerja Ahli Muda Dinas Tenaga Kerja PMPTSP Kota Malang Eka Yudha Sudrajat menjelaskan bahwa pemerintah juga menyelenggarakan berbagai pelatihan gratis. Kebanyakan memang di sektor informal.

“Ketika ternyata lowongan kerja yang ada itu tidak sesuai dengan kompetensinya, biasanya akan kita arahkan untuk melakukan risk healing di balai latihan kerja. Maupun di lembaga pelatihan yang sudah kita jalankan,” terangnya.

Pihaknya juga mendorong masyarakat untuk tidak terpaku pada sektor formal. Tapi juga memanfaatkan peluang wirausaha atau peluang kerja ke luar daerah maupun luar negeri. Yudha mengimbau calon pekerja yang untuk mendaftar di portal kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI yaitu siapkerja.go.id. Di sini pencari kerja akan mendapatkan informasi lowongan kerja maupun program magang.

Simak di sini:

Intan Refa

Editor City Guide 911 FM dengan pengalaman mengelola konten berita seputar Malang Raya. Bertanggung jawab atas akurasi, kelengkapan, dan kualitas pemberitaan di cityguide911fm.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Visual Radio

x