Keliling Malang Raya Lebih Terjangkau dengan Trans Jatim

CITY GUIDE FM, KOTA MALANG – Trans Jatim Koridor 1 Malang Raya menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat layanan transportasi publik yang nyaman, aman, dan terjangkau bagi masyarakat. Layanan ini menghubungkan Terminal Hamid Rusdi–Terminal Landungsari–Terminal Batu yang membuka akses mobilitas yang lebih luas bagi masyarakat.
Saat ini, Trans Jatim Koridor 1 Malang Raya memiliki 15 armada bus, yang terdiri dari 14 bus operasional dan 1 bus cadangan. Dengan layanan tersebut, masyarakat memiliki alternatif transportasi publik untuk melakukan perjalanan tanpa harus selalu menggunakan kendaraan pribadi.
Dari sisi tarif, Trans Jatim Koridor 1 Malang Raya menawarkan harga yang terjangkau. Tarif umum sebesar Rp5 ribu. Sedangkan bagi pelajar, santri, dan mahasiswa cukup membayar Rp2,5 ribu. Pembayaran bisa secara tunai maupun non-tunai yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan berbagai preferensi pembayaran.
Baca juga:
Khofifah Masih Kaji Ide Penambahan Trayek Trans Jatim di Malang
Tarif tersebut juga membuat transportasi umum ini menjadi pilihan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin berkeliling Malang Raya dengan biaya transportasi yang lebih hemat. Salah satu manfaat utama keberadaan Trans Jatim Koridor 1 adalah memberikan pilihan transportasi publik yang dapat mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.
Rute yang menghubungkan kawasan Terminal Hamid Rusdi, pusat Kota Malang, hingga Terminal Landungsari dan Kota Batu melewati sejumlah kawasan strategis. Jalur tersebut mencakup kawasan perdagangan, pusat kota, pendidikan, hingga kawasan wisata. Sehingga keberadaan Trans Jatim dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan untuk bekerja, bersekolah, kuliah, maupun beraktivitas tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kendaraan pribadi.
Tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, bus berwarna biru ini juga memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata Malang Raya. Dengan rute yang menghubungkan Kota Malang dan Kota Batu, masyarakat maupun wisatawan dapat memanfaatkan layanan ini untuk menuju berbagai destinasi populer.
Beberapa destinasi yang dapat menjadi pilihan perjalanan antara lain Jatim Park 1, Kayutangan, Batu Night Spectacular (BNS), Jatim Economys Spark, serta berbagai kawasan pendidikan dan pusat aktivitas masyarakat di Kota Malang. Lebih jauh, transportasi umum di Kota Malang akan terus dikembangkan.
Tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan pengembangan Trans Jatim Koridor II Malang Raya untuk memperluas konektivitas wilayah. Pengembangan Koridor II diharapkan dapat memberikan pilihan perjalanan yang semakin luas bagi masyarakat. Sekaligus memperkuat konektivitas antara kawasan perkotaan dan wilayah sekitarnya. (adv)





