Nurochman Dorong Smart and Integrated Farming Atasi Masalah Regenerasi Petani

CITY GUIDE FM, KOTA BATU – Saat mendampingi kunjungan Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar, Wali Kota Batu Nurochman berpesan agar pertumbuhan pariwisata perlu berjalan beriringan dengan pertanian. Maksudnya, perkembangan pariwisata jangan sampai menggeser atau mengorbankan produk pertanian lokal.
Nurochman mengatakan sektor pertanian masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kota Batu. Karena itu, pertumbuhan sektor pariwisata perlu tetap mempertimbangkan keberadaan dan keberlanjutan usaha pertanian masyarakat.
“Jangan sampai terjadi di tengah tumbuhnya pariwisata di Kota Batu terjadi trade-off terhadap produk-produk pertanian. Sebab, mayoritas masyarakat Kota Batu masih menggantungkan kehidupannya dari dunia pertanian,” tegas Nurochman.
Baca juga:
Kota Batu Jajaki Kerja Sama Hortikultura dengan Belanda
Selain perkembangan pariwisata, Nurochman juga menyoroti persoalan regenerasi petani. Pemkot Batu berupaya mencari pola pertanian yang lebih sesuai dengan perkembangan teknologi dan karakter generasi milenial dan Gen Z. Salah satu upayanya adalah penerapan konsep smart and integrated farming.
“Petani yang usianya hari ini tua, anak-anaknya yang milenial dan Gen Z tentu tidak mudah masuk ke kebun maupun sawah-sawah. Maka smart and integrated farming menjadi bagian penting dari proses regenerasi, agar mereka bisa meneruskan perjuangan orang tuanya yang konsisten di dunia pertanian,” pungkasnya.
Pengembangan teknologi pertanian dapat membuka peluang bagi generasi muda untuk tetap terlibat dalam sektor agraris. Sekaligus menjaga eksistensi sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat Kota Batu.
Editor: Intan Refa





